Hidup Bahagia? —Etika Epikuros

  • Gunawan B
N/ACitations
Citations of this article
86Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Salah satu sistem filsafat kuno yang paling menarik dan relevan hingga zaman modern ini adalah Epikureanisme — sebuah gagasan yang berasal dari seorang filsuf abad ke-3 SM yang bernama Epikuros. Meski dunia telah jauh berubah sejak Epikuros tiada, persoalan hidup seperti kekhawatiran akan kematian, penderitaan, bagaimana sebaiknya manusia hidup, dan arti kebahagiaan tetap ada hingga saat ini dalam bentuk bervariasi. Perspektif Epikuros tetap relevan dan berharga. Epikureanisme adalah salah satu dari lima aliran besar filsafat Yunani kuno yang saling bersaing (dalam hal penganut) dengan Platonisme, Aristotelianisme, Stoikisme, dan Skeptisisme. Epikuros melihat dunia dan bagaimana terciptanya dunia dengan cara berbeda. Hal itu kemudian terkait dengan cara Epikurean memandang kehidupan, kematian dan bagaimana sebaiknya bersikap terhadap dewa-dewa. Epikureanisme selalu dianggap ajaran yang kontroversial, dan pandangan Epikuros tentu tidak dapat diterima begitu saja tanpa pengawasan kritis.

Cite

CITATION STYLE

APA

Gunawan, B. (2023). Hidup Bahagia? —Etika Epikuros. Dekonstruksi, 9(03), 61–68. https://doi.org/10.54154/dekonstruksi.v9i03.168

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free