Evaluasi dan Perancangan Model Bisnis Kripik Bujangan dengan Business Model Canvas

  • Zahira A
  • Hasun F
  • Rendra M
N/ACitations
Citations of this article
11Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Kripik Bujangan merupakan salah satu UMKM asal Kota Bandung yang telah berdiri sejak tahun 2022 dan menjual berbagai jenis keripik pedas khas Jawa Barat. Kripik Bujangan memiliki target penjualan sebanyak 2000 kemasan untuk setiap bulannya, namun penjualan menunjukkan kecenderungan menurun sehingga tidak dapat memenuhi target. Adapun akar permasalahan yang berhasil diidentifikasi adalah dari aspek people, process, product, promotion, dan place. Salah satu cara yang dapat dilakukan untuk mengatasi permasalahan tersebut adalah dengan melakukan evaluasi dan perancangan model bisnis usulan pada Kripik Bujangan dengan menggunakan kerangka Business Model Canvas. Beberapa data yang diperlukan untuk penelitian ini, yaitu data model bisnis saat ini, data customer profile, dan data business model environment. Evaluasi model bisnis saat ini dilakukan dengan menggunakan analisis 7 questions dan analisis SWOT. Analisis SWOT dilakukan untuk seluruh kanvas (big picture level), kemudian dilakukan penilaian oleh pihak Kripik Bujangan. Dari hasil analisis SWOT kemudian dilakukan perancangan strategi menggunakan matriks TOWS untuk perbaikan model bisnis perusahaan yang kemudian diterjemahkan ke dalam Business Model Canvas usulan. Beberapa perbaikan yang diusulkan diantaranya yaitu memperluas jangkauan pelanggan individu, menambah channel marketplace (Shopee) serta Indomaret di wilayah Jakarta, menambah variasi rasa dan ukuran produk, adanya penambahan pekerja dan penambahan pada peralatan penunjang usaha. Selanjutnya, dilakukan simulasi finansial dengan menghitung estimasi pendapatan dan biaya tambahan berdasarkan usulan perubahan model bisnis. Usulan perubahan model bisnis ini layak diimplementasikan jika penjualan mengalami peningkatan sebesar 10%.Kripik Bujangan is one of the MSMEs from Bandung City which has been established since 2022 and sells various types of spicy chips typical of West Java. Kripik Bujangan has a sales target of 2000 packages for each month, but sales show a downward trend so that it cannot meet the target. The root of the problem that has been identified is from the aspects of people, process, product, promotion, and place. One way that can be done to overcome these problems is to evaluate and design a proposed business model for Kripik Bujangan using the Business Model Canvas framework. Some data required for this research are current business model data, customer profile data, and business model environment data. Evaluation of the current business model was carried out using 7 questions analysis and SWOT analysis. SWOT analysis is carried out for the entire canvas (big picture level), then an assessment is carried out by Kripik Bujangan. From the results of the SWOT analysis, a strategy design using the TOWS matrix was carried out to improve the company's business model which was then translated into the proposed Business Model Canvas. Some of the proposed improvements include expanding the reach of individual customers, adding marketplace channels (Shopee) and Indomaret in the Jakarta area, increasing the variety of flavors and product sizes, adding workers and adding to business support equipment. Furthermore, a financial simulation was conducted by calculating the estimated revenue and additional costs based on the proposed business model changes. The proposed business model changes are feasible to implement if sales increase by 10%.

Cite

CITATION STYLE

APA

Zahira, A., Hasun, F., & Rendra, M. (2025). Evaluasi dan Perancangan Model Bisnis Kripik Bujangan dengan Business Model Canvas. Metode : Jurnal Teknik Industri, 11(1), 98–112. https://doi.org/10.33506/mt.v11i1.3742

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free