Abstract
Dalam usahanya mencapai visi dan salah satu fokus bisnis retail financing, Bank XYZ melakukan Business Process Reengineering (BPR) terhadap fokus bisnis yang memberikan yield tinggi bagi Bank melalui implementasi Document Management System (DMS) dalam BPR sentralisasi proses pembiayaan segmen Consumer Unsecure Loan secara bankwide yang diinisiasi dari Financing Operations Group, IT Application Services, Retail Risk Group dan Consumer Financing Group yaitu dengan pembentukan Financing Factory/ FF untuk proses analisa dokumen, verifikasi nasabah, aproval permohonan, pembuatan akad pembiayaan hingga pencairan yang terintegrasi. Penelitian ini bertujuan untuk melihat dampak dari proses sentralisasi Pembiayaan Unsecured loan di Bank XYZ dibandingkan sebelum sentralisasi pada: kualitas pembiayaan yg telah di putus, kecepatan approval aplikasi dan kecepatan proses pencairan. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian deskriptif dan analisis studi kasus. Hasil dari penelitian ini BPR sentralisasi proses kredit segmen Consumer unsecureloan telah mampu meningkatkan kinerja perusahaan yang dapat dilihat dari intermediate asset dan organizational impact yang dihasilkan.
Cite
CITATION STYLE
Bisri, B., Widyastuti, T., & S, H. W. (2021). Dampak Sentralisasi Proses Pembiayaan Segmen Konsumer Unsecured Loan pada Bank XYZ. Profitabilitas, 1(2), 86–94. https://doi.org/10.31294/profitabilitas.v1i2.708
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.