Abstract
Tersedianya obat ketika diperlukan dalam jumlah yang cukup dan mutu terjamin untuk mendukung pelayanan yang berkualitas di Rumah Sakit merupakan tujuan manajemen obat. Penyimpanan, dan penggunaan obat merupakan faktor penting dalam pengelolaan obat, jika pengelolaan tersebut tidak dikelola dengan baik akan memberikan dampak negatif baik secara medis, ekonomis maupun sosial. Tujuan dari penelitian untuk mengevaluasi manajemen pengelolaan obat pada tahap penyimpanan dan penggunaan obat di Apotek Rumah Sakit X dibandingkan dengan nilai indikator standar. Penelitian bersifat deskriptif dan evaluatif dengan metode observasi menggunakan data retrospektif dan concurrent. Jumlah sampel yang diambil dalam penelitian ini yaitu jumlah resep sebanyak 100 resep dan sampel obat sebanyak 231 obat dengan teknik proportional sampling. Data dianalisis denagan menggunakan indikator standar yang telah ditetapkan dengan cara membuat tabel frekuensi dan persentase. Hasil penelitian yang tidak sesuai standar pada tahap penyimpanan adalah stok mati obat (3,89%), obat kadaluarsa/rusak (2,17%), kecocokan antara fisik obat dengan kartu stok (57,14%). Pada tahap penggunaan obat adalah jumlah tiap item obat perlembar resep (2,62), obat yang dapat diserahkan 95,80%, dan persentase obat yang diresepkan sesuai formularium 76,34%.
Cite
CITATION STYLE
Akbar, D. O., Ramadhani, S., & Herniyati, N. (2022). Evaluasi Manajemen Pengelolaan Obat pada Tahap Penyimpanan dan Penggunaan Obat di Apotek Rumah Sakit x. Borneo Journal of Pharmascientech, 6(2), 129–133. https://doi.org/10.51817/bjp.v6i2.464
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.