Jalan Tengah: Kritik Paradigma Pendidikan di Barat (Sebuah Kajian Filosofis Historis)

  • Wiranata R
N/ACitations
Citations of this article
65Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Sejarah keilmuan bangsa Barat dimulai sejak era Yunani kuno hingga era modern telah melahirkan paradigma yang mempengaruhi tata fikir bangsa Barat seperti paradigma rasionalisme, empirisme, kritisisme, positivisme yang juga berdampak masif kepada dunia Timur. Untuk membuktikan kebenaran, bangsa Barat menggunakan paradigma keheranan dan keraguan hingga mengukuhkan bangsa Barat sebagai kiblat pendidikan dunia yang bertahan hingga saat ini. Namun, sistem pendidikan di Barat tidak serta merta tanpa kecacatan. Setidaknya ada tiga hal yang menjadi core values keilmu bangsa Barat yang dikritik peneliti yaitu sekulerasi, dikotomi dan antroposentrisme. Diakhir, penulis menyajikan jalan tengah bagi Paradigma Pendidikan Islam yaitu kembalikan ke wahyu sebagai alat dan sumber pengetahuan, wahyu akan membawa religiusitas dan bermuara pada pandangan ekosentrisme. Penelitian ini penting karena berusaha mencari jalan tengah atas belum sempurnanya pijakan teoritis filosofis antara Pendidikan Barat dan Pendidikan Islam. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif (studi pusaka), pendekatan yang digunakan adalah filosofis historis.

Cite

CITATION STYLE

APA

Wiranata, Rz. R. S. (2020). Jalan Tengah: Kritik Paradigma Pendidikan di Barat (Sebuah Kajian Filosofis Historis). Al-Misbah (Jurnal Islamic Studies), 8(2), 86–93. https://doi.org/10.26555/almisbah.v8i2.1980

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free