Cooperative vs Competitive: Filosofi Keseimbangan “Yin-Yang” dalam Hubungan Interdependency

  • Dudija N
N/ACitations
Citations of this article
109Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Teori ini 1 dikembangkan oleh Morton Deutsch (1949a, 1949b, 1973, 1985) danjuga diuraikan oleh David W. Johnson (Johnson & Johnson, 1989). Cooperative–Competitive merupakan salah satu teori dalam psikologi sosial yang dikemukakanoleh Morton Deutch. Ilmuan evolusi sosial mengatakan bahwa altruisme manusia dan kerjasama adalah hasil dari sejarah spesies yang unik “konflik antar kelompok dan perang” (Alexander, 1987; Buss, 1999; Campbell, 1975; Tooby & Cosmides, 1988), dapat diartikan bahwa konflik antar kelompok telah membentuk psikologi dan perilaku manusia khususnya (Vugt, Gremer, & Janssen 2007). Penelitian psikologi sosial konsisten dengan ide ini. Dalam hal ini manusia spontan membuat perbandingan “kita vs mereka” kategorisasi dan cepat mengembangkan aspek emosional dalam kelompok bahkan ketika keanggotaan didasarkan pada kriteria yang sederhana, seperti flip koin (Brewer, 1979; Ostrom & Sedikides, 1992; Tajfel & Turner, 1979). Manusia juga mudah melakukan tindakan diskriminasi terhadap anggota dari luar kelompok (Fiske, 2002) dan terlibat dalam tindakanaltruistik untuk membela kelompok mereka (De Cremer & Van Vugt, 1999;Sherif , 1966).

Cite

CITATION STYLE

APA

Dudija, N. (2015). Cooperative vs Competitive: Filosofi Keseimbangan “Yin-Yang” dalam Hubungan Interdependency. Buletin Psikologi, 23(2), 65. https://doi.org/10.22146/bpsi.10563

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free