Pelatihan Implementasi Good Agricultural Practices (GAP) untuk Keberlanjutan dan Daya Saing

  • Binalopa T
  • Hamdani I
  • Julyaningsih A
N/ACitations
Citations of this article
32Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat ini membahas upaya meningkatkan keberlanjutan pertanian kakao di Desa Libukang, Kecamatan Kamanre, Kabupaten Luwu. Dengan latar belakang tantangan terkait perubahan iklim, serangan hama, dan penyakit, pendamping lapangan dan petani bersama-sama menerapkan pelatihan Good Agricultural Practices (GAP). Metode pelaksanaan melibatkan edukasi dan praktikal, mencakup pra-tanam, pemangkasan tanaman muda dan dewasa, pengendalian hama dan penyakit, serta teknik pemupukan. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan petani, optimalisasi praktik pertanian, dan pembentukan komunitas petani yang berdaya saing. Dengan partisipasi 30 petani, kegiatan ini berhasil meningkatkan produktivitas dan kualitas kakao. Manfaatnya mencakup peningkatan kapasitas pendamping lapangan dan keberlanjutan kebun kakao. Pendekatan holistik yang dilakukan menciptakan fondasi yang kuat untuk pertanian kakao yang berkelanjutan di Desa Libukang dalam menghadapi dinamika pertanian global dengan keyakinan dan ketangguhan yang lebih besar.

Cite

CITATION STYLE

APA

Binalopa, T., Hamdani, I. M., & Julyaningsih, A. H. (2024). Pelatihan Implementasi Good Agricultural Practices (GAP) untuk Keberlanjutan dan Daya Saing. Abdimas Singkerru, 4(1), 1–9. https://doi.org/10.59563/singkerru.v4i1.233

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free