Abstract
Produk kecantikan khususnya kosmetik digunakan untuk mempercantik penampilan wajah. Pengguna kosmetiknya mayoritas wanita dan digunakan setiap hari dengan durasi sepanjang hari dalam tempo waktu yang lama. Untuk itu harus dipastikan bahwa kandungan dan jumlahnya harus memenuhi persyaratan. Meski sudah ada standar dan aturan untuk bahan kosmetik, masih ada produk yang menggunakan bahan kosmetik kimia obat berbahaya. Selain itu, ada pula produk kosmetik yang menggunakan bahan tertentu dalam jumlah berlebihan, melebihi batas yang masih diperbolehkan. Untuk kita perlu mewaspadai adanya bahan kosmetik berbahaya, terutama pada produk-produk yang berani menjanjikan hasil instan dan yang dijual dengan harga murah. Kandungan kosmetik tersebut tidak hanya dapat merusak kulit, tapi juga membahayakan kesehatan. Untuk mengatasi hal tersebut juga sebagai upaya dalam menyampaikan pengetahuan tentang cara memilih kosmetik yang aman maka dilakukan kegiatan pengabdian pada masyarakat bekerja sama dengan SMK Analis Kesehatan Tunas Medika Jakarta Timur berupa penyuluhan tentang kandungan bahan kimia obat berbahaya pada produk kecantikan di SMK Analis Kesehatan Tunas Medika Jakara Timur. Hasil kegiatan pengabdian kepada Masyarakat peserta akan lebih selektif memilih produk kecantikan tidak hanya tergiur dengan promosi/iklan, pengalaman/anjuran teman/keluarga, kemasan dan harga yang menarik (93,8%). Adapun luaran wajib hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat yaitu published pada jurnal.
Cite
CITATION STYLE
Susanti, E., Purwanitiningsih, E., & Mayasari, Y. (2024). Penyuluhan Tentang Kandungan Bahan Kimia Obat Berbahaya pada Produk Kecantikan di SMK Analis Kesehatan Tunas Medika Jakarta Timur. Jurnal Pemberdayaan Komunitas MH Thamrin, 6(2), 161–169. https://doi.org/10.37012/jpkmht.v6i2.2000
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.