Strategi Guru dalam Implementasi Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) Berbasis Kearifan Lokal di Sekolah Dasar

  • Lutma Ranta Allolinggi
  • Sefrin S. Tangkearung
  • Sri Astuti Pasauran
  • et al.
N/ACitations
Citations of this article
130Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Kurikulum merdeka belajar merupakan langkah pemerintah untuk mewujudkan sumber daya manusia yang unggul dan berkarakter profil pelajar pancasila. Penanaman pendidikan karakter dapat dilaksanakan dengan mengintregasikan budaya kearifan lokal yang terdapat di dalam sebuah komunitas masyarakat tertentu. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan strategi Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) berbasis kearifan lokal di UPT SDN 3 Sangalla Utara. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi partisipatif, dan dokumentasi. Data yang diperoleh selanjutnya dianalisis melalui tahap pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, hingga penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa strategi yang digunakan oleh guru dalam penerapan P5 di UPT SDN 3 Sangalla Utara yaitu; 1) pembelajaran berbasis proyek, 2) kegiatan diskusi dan refleksi, 3) pemanfaatan teknologi, dan 4) kolaborasi dengan masyarakat lokal.

Cite

CITATION STYLE

APA

Lutma Ranta Allolinggi, Sefrin S. Tangkearung, Sri Astuti Pasauran, Feprianti Alexander, & Monika Rante Allo. (2024). Strategi Guru dalam Implementasi Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) Berbasis Kearifan Lokal di Sekolah Dasar. Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, Dan Sastra, 10(4), 4596–4605. https://doi.org/10.30605/onoma.v10i4.4448

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free