EKSTRAK DAUN KEMANGI (Ocimum sanctum) SEBAGAI ANTI SKABIES TERHADAP MARMUT (Cavia porcellus)

  • Junita F
  • Setyaningrum E
  • Sutyarso S
  • et al.
N/ACitations
Citations of this article
92Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Skabies merupakan salah satu penyakit yang disebabkan oleh tungau Sarcoptes scabiei. Biasanya skabies menyerang pada manusia dan hewan. Marmut merupakan salah satu hewan yang sering terkena skabies. Daun kemangi sebagai tanaman obat mengandung senyawa flavonoid, tanin dan minyak atsiri yang memiliki kandungan eugenol. Eugenol bersifat sebagai zat anti parasit yang dapat menghambat pertumbuhan tungau Sarcoptes scabiei. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh ekstrak daun kemangi  (Ocimum sanctum) terhadap diameter keropeng yang disebabkan oleh tungau Sarcoptes scabies. Jenis penelitian adalah penelitian eksperimental dengan rancangan percobaan RAL ( Rancangan Acak Lengkap). Perlakuan dibagi menjadi 3 kelompok yaitu, kontrol negatif (NaCMC 0.5 %), kontrol positif (sufladex), dan ekstrak daun kemangi 100%.  Pemberian perlakuan dan pengamatan dilakukan selama 9 hari. Data yang diperoleh berupa diameter keropeng dianalisis menggunakan One Way ANOVA dan didapatkan hasil terdapat perbedaan diameter  keropeng (P> 0,000). Kemudian dilanjutkan dengan uji Fisher LSD (Least Significance Different). Hasil menunjukkan ekstrak daun kemangi memiliki diameter keropeng yang paling rendah.

Cite

CITATION STYLE

APA

Junita, F. M., Setyaningrum, E., Sutyarso, S., & Nismah, N. (2020). EKSTRAK DAUN KEMANGI (Ocimum sanctum) SEBAGAI ANTI SKABIES TERHADAP MARMUT (Cavia porcellus). Jurnal Medika Malahayati, 4(1), 47–52. https://doi.org/10.33024/jmm.v4i1.2594

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free