Mengantisipasi Bahaya Radikalisme melalui Pendidikan Multikultural dalam Keluarga

  • Hale M
N/ACitations
Citations of this article
57Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Bahaya radikalisme agama mengancam kehidupan komunitas beragama bahkan berbangsa dan bernegara. Tujuan tulisan ini menawarkan solusi melalui peranan keluarga dalam mendidik anak untuk mampu hidup bersama dalam konteks multikultural. Tujuan ini akan dicapai dengan metode penelitian kualitatif deskriptif. Hasil yang dicapai adalah penerapan pendidikan multikultural oleh orang tua bagi anak dalam keluarga kristen. Pendidikan multikultural berbasis iman Kristen penting sebab keluarga merupakan unit terkecil dalam sebuah bangsa yang memiliki kekuatan besar dalam meminimalisir bahkan mencegah terjadinya teror yang dapat menghancurkan kehidupan beragama dan berbangsa.

Cite

CITATION STYLE

APA

Hale, M. (2022). Mengantisipasi Bahaya Radikalisme melalui Pendidikan Multikultural dalam Keluarga. Fidei: Jurnal Teologi Sistematika Dan Praktika, 5(2), 193–211. https://doi.org/10.34081/fidei.v5i2.269

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free