Potensi Antioksidan, Kadar Fenolat dan Flavonoid Total Ranting Tetracera indica serta Uji Toksisitas terhadap sel RAW 264,7

  • Ladeska V
  • Saudah S
  • Inggrid R
N/ACitations
Citations of this article
201Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Tanaman Tetracera indica secara etnomedisina memiliki banyak khasiat farmakologi antara lain digunakan untuk pengobatan diabetes, hiperkolesterol, mengatasi demam, asam urat dll. Gejala penyakit bisa disebabkan oleh paparan radikal bebas yang perlu diantisipasi dengan antioksidan. Tujuan penelitian ini adalah pencarian ekstrak aktif antioksidan dengan metode FRAP dan uji toksisitas terhadap sel RAW 264,7. Ekstraksi dilakukan secara Ultrasonic Assisted Extraction (UAE) dengan pelarut n-heksan, etil asetat dan etanol 96%. Pengukuran kadar fenol total dengan pereaksi Folin-ciocalteu, dan kadar flavonoid dengan metode kolorimetri. Uji Toksisitas dengan MTT assay terhadap sel makrofag RAW 264,7. Kadar total fenol tertinggi terdapat pada ekstrak etanol 96% sebesar 210,229 mg GAE/g. Kadar total flavonoid tertinggi pada ekstrak etil asetat dengan nilai sebesar 63,138 mgQE/g. Aktivitas antioksidan kuersetin didapatkan 13600 FeEAC (mol/g), sedangkan pada sampel uji aktivitas antioksidan potensial pada ekstrak etanol 96% dengan nilai 2227,926 FeEAC (mol/g). Sementara nilai IC50 untuk ekstrak etil asetat ranting Tetracera indica adalah 23.877 µg/mL. Berdasarkan hasil yang diperoleh tanaman Tetracera indica bisa dikembangkan sebagai agen antioksidan dan antikanker

Cite

CITATION STYLE

APA

Ladeska, V., Saudah, S., & Inggrid, R. (2022). Potensi Antioksidan, Kadar Fenolat dan Flavonoid Total Ranting Tetracera indica serta Uji Toksisitas terhadap sel RAW 264,7. Jurnal Sains Farmasi & Klinis, 9(2), 95. https://doi.org/10.25077/jsfk.9.2.95-104.2022

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free