Non Muslim Citizenship in Fiqih Siyasah & Nation State: Equality Before the Law Persfective

  • Wildan M
  • Furziah F
N/ACitations
Citations of this article
23Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Tulisan ini bertujuan untuk mengetahui konsep kewarganegaraan non muslim dalam fiqih siyasah dan negara bangsa serta pengakuan-pengakuan terhadap hak-hak mereka. Tulisan ini merupakan studi kepustakaan dengan mengkaji berbagai literatur dan sumber bacaan baik buku maupun artikel mengenai konsep negara bangsa (nation state), prinsip equality before the law dan konsep fiqih siyasah tentang non muslim.  Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa konsep non muslim dalam fiqih siyasah yang membedakan warganegara non muslim dengan istilah dzimmi perlu pembacaan ulang. Konsep dzimmi didalam fiqih siyasah sudah tidak relevan diterapkan di rezim negara bangsa dewasa ini.

Cite

CITATION STYLE

APA

Wildan, M., & Furziah, F. (2022). Non Muslim Citizenship in Fiqih Siyasah & Nation State: Equality Before the Law Persfective. Scientia: Jurnal Hasil Penelitian, 6(2), 22–27. https://doi.org/10.32923/sci.v6i2.2883

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free