Abstract
Tujuan penelitian ini ialah menganalisis eksistensi tradisi, pro, dankontra, tradisi bantuan gerabat pada masyarakat dalam acarapernikahan di Desa Tanjung Dayang Selatan. jenis penelitian yangdigunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi,yang merupakan penelitian yang didasari dari pengalaman subjektifatau fenomenologikal yang dialami pada diri individu. Lokasi yangdipilih pada penelitian ini adalah salah satu kabupaten di provinsiSumatera Selatan yaitu Kabupaten Ogan Ilir, kemudian lokasi persisnyaadalah di Kecamatan Indralaya Selatan. Hasil penelitian ini ialah tradisibantuan gerabat dalam pernikahan di Desa Tanjung Dayang Selatanmerupakan tradisi turun-temurun dari nenek moyang. Yang memilikinilai sosial yang tinggi, gotong royong dan kekeluargaan yang kentaldari tradisi tersebut. Terjadinya perubahan nilai dan makna dari tradisibantuan gerabat yang disebabkan oleh status sosial, ekonomi dan lainsebagainya. Sehingga akhirnya mengakibatkan terjadinya konflik antarpelaku (pemberi dan penerima bantuan) yang tidak kunjungterselesaikan sehingga harus melibatkan pemerintahan desa dalammelakukan mediasi.
Cite
CITATION STYLE
Damayanti, H. (2023). EKSISTENSI TRADISI BANTUAN GERABAT DALAM PERNIKAHAN DI DESA TANJUNG DAYANG SELATAN. LITERASI: Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa, Sastra Indonesia Dan Daerah, 13(2), 609–621. https://doi.org/10.23969/literasi.v13i2.7923
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.