Abstract
Penelitian ini dilakukan atas temuan terjadinya kesenjangan antara tingginya kemampuan bermain peran dengan rendahnya keterampilan sosial anak usia dini. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara kemampuan bermain peran dengan keterampilan sosial anak usia 5-6 tahun. Keterampilan sosial anak usia dini dapat dikembangkan dengan berbagai cara, salah satunya yaitu dengan bermain peran. Bermain peran dapat membantu anak belajar berinteraksi dengan temannya. Hipotesis dalam penelitian ini yaitu terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara kemampuan bermain peran dengan keterampilan sosial anak usia 5- 6 tahun. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif korelasional, Subjek penelitian ini adalah peserta didik Kelompok B RA Al-Kautsar Panyileukan-Bandung yang berjumlah 15 anak. Teknik pengumpulan data penelitian ini melalui observasi, wawancara dan dokumentasi, dengan metode analisis data korelasi spearman rank. Hasil penelitian menenunjukan hubungan antar kedua variabel yaitu positif dan signifikan antara kemampuan bermain peran dengan keterampilan sosial anak usia 5-6 tahun. Hal ini ditunjukan dengan koefesien korelasi (r) sebesar 0,55 angka tersebut berada pada interval 0,400 – 0,599 dengan kategori cukup kuat. Hal ini ditunjukan pula oleh hasil pengujian hipotesis diperoleh t hitung = 2,38 t tabel = 2,16 maka dapat diinterpretasikan Ho ditolak dan Ha diterima. Dengan kata lain kemampuan bermain peran memiliki hubungan positif yang signifikan dengan keterampilan sosial anak usia dini di Kelompok B RA Al-Kautsar Panyileukan-Bandung.
Cite
CITATION STYLE
Nuraeni, R., Kurnia, A., & Ratnasih, T. (2021). KEMAMPUAN BERMAIN PERAN TERHADAP KETERAMPILAN SOSIAL ANAK USIA 5-6 TAHUN. Tumbuh Kembang: Kajian Teori Dan Pembelajaran PAUD, 8(1), 21–30. https://doi.org/10.36706/jtk.v8i1.13459
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.