Cadangan Karbon dari Penggunaan Sistem Budidaya Agroforestry di Kecamatan Wonosalam, Jombang

  • Niken Febrianti W
  • Budianto S
  • Laela F
  • et al.
N/ACitations
Citations of this article
33Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Perubahan iklim merupakan kondisi meningkatnya emisi gas rumah kaca (GRK) akibat aktivitas manusia, sehingga menyebabkan pemanasan global. Penggunaan lahan yang berubah merupakan salah satu faktor utama yang mengeluarkan GRK. Perubahan penggunaan lahan dapat berperan sebagai sumber atau penyerap karbon dalam konteks perubahan iklim tergantung dari jenis penggunaannya. Keterkaitan spasial antara aktivitas sosial ekonomi suatu wilayah merupakan salah satu faktor yang dapat mempengaruhi perubahan penggunaan lahan. Penggunaan lahan yang berubah, pertumbuhan populasi, dan peningkatan emisi gas rumah kaca sering kali memberikan dampak negatif bagi lingkungan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengestimasi cadangan karbon dengan mengukur biomassa di berbagai penggunaan lahan di Kecamatan Wonosalam dengan menggunakan teknologi pencitraan satelit. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan berbasis cadangan karbon, menggunakan dua tahap analisis, yaitu analisis geografis dan estimasi emisi CO2-eq yang dihasilkan oleh penggunaan lahan di Kecamatan Wonosalam, Kabupaten Jombang. Terdapat 4 spesies pohon yang berada di area penelitian, yaitu cengkeh (Syzygium aromaticum), kopi (Coffea sp.), pisang (Musa paradisiaca) dan sengon (Paraserianthes falcataria (L.)). Pohon sengon memiliki ukuran paling besar dibandingkan tanaman lain di lokasi pengamatan.  Potensi cadangan karbon tertinggi juga terdapat pada tanaman sengon yaitu 50,16 kg/pohon (88,04 ton/hektar). Sedangkan yang terendah adalah pohon kopi yaitu 0,20 kg/ pohon (0,00001 ton /hektar).

Cite

CITATION STYLE

APA

Niken Febrianti, W., Budianto, S., Laela, F., Evitasari, D., Priyadharsini, R., & Suryaminasih, P. (2023). Cadangan Karbon dari Penggunaan Sistem Budidaya Agroforestry di Kecamatan Wonosalam, Jombang. JURNAL ENVIROTEK, 15(2), 141–148. https://doi.org/10.33005/envirotek.v15i2.268

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free