Pencegahan Hoaks di Era Digital dalam Perspektif Al-Qur’an dan Hadits

  • Fahira A
  • Tulus Mustofa
  • Nur Saidah
N/ACitations
Citations of this article
5Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Semakin banyak orang yang menggunakan media sosial, lebih mudah bagi masyarakat untuk mendapatkan informasi atau berita. Namun sayangnya, kemudahan mendapatkan informasi sering dimanfaatkan oleh individu-individu yang mana tidak bertanggung jawab untuk menyebarkan informasi bohong atau hoaks di masyarakat. Berita bohong atau hoaks dapat menyebabkan perpecahan dan konflik individu dan kelompok, bahkan dapat memecah belah negara. Penelitian ini bertujuan untuk menemukan solusi dari al-Qur'an dan al-hadis untuk mencegah penyebaran hoaks di masyarakat. Dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian kepustakaan (library research), dan pendekatan deskriptif digunakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa al-Qur'an dan al-hadis, yang digunakan oleh umat Muslim sebagai landasan, telah menanggapi dan menyediakan solusi untuk mencegah penyebaran hoaks.

Cite

CITATION STYLE

APA

Fahira, A., Tulus Mustofa, & Nur Saidah. (2024). Pencegahan Hoaks di Era Digital dalam Perspektif Al-Qur’an dan Hadits. Jurnal Pelita Manajemen Pendidikan, 1(2), 107–118. https://doi.org/10.65226/jpmp.v1i2.51

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free