Seni Dalam Bingkai Budaya Mitis: Nilai Life Force dan Transformasinya ke Budaya Ontologis

  • - S
N/ACitations
Citations of this article
35Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Tulisan ini bertujuan merumuskan teori transformasi nilai-nilai life force dalam seni dari ranah budaya mitis ke budaya ontologis.  Kehadiran teori ini cukup penting karena dapat menjadi salah satu sarana mengkaji seni masa lampau kaitannya dengan seni masa kini, serta pijakan ilmiah penciptaan karya seni masa kini yang berbasis nilai-nilai budaya masa lampau. Objek material yang dikaji adalah tokoh Petruk dalam wayang kulit purwa. Metode telaah yang digunakan untuk kepentingan tersebut adalah conceptual approach. Hasil kajian menunjukkan, bahwa transformasi nilai-nilai life force dalam seni dari ranah budaya mitis ke budaya ontologis dapat dilakukan jika kreator mampu menemukan, menginterpretasi, dan mengejawantahkan nilai- nilai tersebut ke dalam karya seni masa kini dengan memperhatikan tiga dasar penciptaan seni, yakni: isi, bentuk, dan penyajian karya yang kontekstual.Kata kunci: tranformasi, nilai life force, estetika budaya mitis dan ontologis

Cite

CITATION STYLE

APA

-, S. (2015). Seni Dalam Bingkai Budaya Mitis: Nilai Life Force dan Transformasinya ke Budaya Ontologis. Panggung, 25(3). https://doi.org/10.26742/panggung.v25i3.21

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free