Abstract
Gereja Kristen Jawa (GKJ) adalah gereja yang lahir buah penginjilan para misionaris Barat (dalam hal ini Belanda) di tanah Jawa. Peri kehidupan bergereja diatur sedemikian rupa berdasar dogma gereja Belanda. Latar belakang tersebut menyebabkan GKJ tercerabut dari akar budaya sehingga segala praktik yang berkaitan dengan adat istiadat Jawa tidak diizinkan masuk wilayah pelayanan gereja.Sejarah tersebut menjadi data kajian dalam tulisan ini sehingga tampak wajah baru GKJ yang pada akhirnya menerima budaya sebagai bagian integral pelayanan gereja. Kajian dari perspektif sejarah menunjukkan kehidupan GKJ yang mengalami perubahan paradigma khususnya terkait budaya. Analisis atas fenomena GKJ menghasilkan deskripsi autentik landasan GKJ membuka paradigma praktik bergereja sehingga menerima budaya menjadi bagian integral pelayanan gereja. Melalui paradigmanya yang baru, GKJ semakin berbenah dan semakin terbuka dalam memanifestasikan budaya Jawa sebagai kekuatan gereja untuk menghadirkan diri menjadi bagian holistik masyarakat Jawa.
Cite
CITATION STYLE
Labeti, U. C. S. (2021). Pandangan Gereja Kristen Jawa (GKJ) Terhadap Budaya Dalam Konteks Masyarakat Jawa. Jurnal Teologi Berita Hidup, 4(1), 60–81. https://doi.org/10.38189/jtbh.v4i1.190
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.