Abstract
Urgensi dari penelitian ini adalah untuk memahami bagaimana calon guru, khususnya mahasiswa Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) memaknai dan menerapkan etika profesi di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital yang telah mengubah lanskap dunia pendidikan. Di era digital ini, guru tidak hanya dituntut untuk menguasai materi ajar, tetapi juga dituntut untuk memiliki perilaku etis dalam penggunaan teknologi serta interaksi sosial secara daring. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis persepsi mahasiswa PGSD terhadap penerapan etika profesi guru di era digital, dengan fokus pada penggunaan teknologi, interaksi digital, dan tanggung jawab profesional. Menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif, penelitian ini melibatkan 30 mahasiswa PGSD semester 2 Unit E Universitas Almuslim. Instrumen yang digunakan berupa kuesioner skala Likert (1–5) yang disebarkan secara online dan offline. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa memiliki persepsi positif dan kuat terhadap pentingnya etika profesi guru di era digital. Mereka menyadari adanya tantangan baru dalam penggunaan teknologi dan media sosial sebagai bagian dari tugas profesional guru. Namun demikian, masih terdapat celah dalam pembekalan formal yang mereka terima, baik secara teoritis maupun praktis. Oleh karena itu, diperlukan penguatan kurikulum dan pelatihan mengenai etika profesi berbasis digital untuk mempersiapkan calon guru dalam menghadapi tantangan zaman yang terus berkembang.
Cite
CITATION STYLE
Hafidzah, N., Marsitah, M., Syakira, N. F., Azkia, N., & Nurlinda, N. (2025). Persepsi Mahasiswa PGSD Terhadap Etika Profesi Guru di Era Digital. Jurnal Literasi Digital, 5(3), 254–263. https://doi.org/10.54065/jld.5.3.2025.870
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.