Problematika Penerapan Kegiatan Literasi di Era Pembelajaran Abad 21: Tinjauan Literatur Sistematis

  • Roifah M
  • Hendratno H
  • Subrata H
  • et al.
N/ACitations
Citations of this article
40Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Penerapan kegiatan literasi baik dari gagasan pemerintah maupun gagasan sekolah secara mandiri masih belum dapat berjalan secara optimal. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan tinjauan terhadap problematika penerapan kegiatan literasi di sekolah dasar. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Systematic Literature Review (SLR) dimana peneliti berusaha mengumpulkan dan mengintegrasikan berbagai temuan dari penelitian terdahulu yang berkaitan dengan hambatan penerapan kegitan literasi di sekolah dasar. Hasil dari penelitian adalah menemukan hambatan  umum penerapan kegiatan literasi di sekolah dasar, yaitu: (1) Kurangnya sarana dan prasana penunjang kegiatan literasi; (2) Kurangnya minat baca peserta didik; (3) Kurangnya penggerak kegiatan literasi sekolah; (4) Kurangnya inovasi guru dalam penggunaan media pembelajaran literasi; dan (5) Kurangnya dukungan orang tua. Sedangkan solusi yang ditawarkan adalah: (1) Pemenuhan sarana dan prasarana terutama perpustakaan dan buku bacaan; (2) Optimalisasi kegiatan literasi membaca 15 menit sebelum pembelajaran; (3) Memaksimalkan peran guru sebagai penggerak kegiatan literasi di sekolah; (4) Melakukan inovasi dalam pembelajaran literasi seperti penggunaan media dan pemanfaatan teknologi; dan (5) Memaksimalkan peran orang tua sebagai motivator penumbuh minat baca. Berdasarkan hasil dan pembahasan yang telah dipaparkan, dapat disimpulkan bahwa dalam penerapan kegiatan literasi di sekolah dasar masih ditemui banyak permasalahan, namun juga terdapat banyak solusi yang ditawarkan.

Cite

CITATION STYLE

APA

Roifah, M., Hendratno, H., Subrata, H., & Istiqfaroh, N. (2024). Problematika Penerapan Kegiatan Literasi di Era Pembelajaran Abad 21: Tinjauan Literatur Sistematis. Jurnal Perseda : Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar, 7(3), 301–310. https://doi.org/10.37150/perseda.v7i3.3171

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free