PENGARUH AIR KELAPA TERHADAP PERKECAMBAHAN BENIH KEDELAI (Glycine max (L) Merr

  • Soekamto M
  • Kabelwa S
N/ACitations
Citations of this article
49Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah Untuk mengetahui pengaruh  konsentrasi air kelapa sebagai zat pengatur tumbuh dalam mempercepat perkecambahan benih kedelai   dan  konsentrasi air kelapa yang terbaik sebagai zat pengatur tumbuh dalam mempercepat perkecambahan benih kedelai. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah eksperimen dengan menggunakan rancangan acak lengkap yang terdiri dari 4 perlakuan yang terdiri dari (S0) tanpa perlakuan, S1 (25 % air kelapa), S2 (50 % air kelapa), dan S3 (75 % air kelapa) yng diulang sebanyak 5 kali. Variabel pengamatan dari penelitian ini adalah Benih Tumbuh, Benih Tidak Tumbuh, Kecepatan Tumbuh Benih (KCT) dan  Daya Kecambat Benih. Apabila hasil pengamatan berpengaruh nyata maka dilanjutkan dengan  uji BNJ 0,05%.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa Perlakuan perendaman dengan menggunakan  air kelapa pada konsentrasi yang berbeda berpengaruh  sangat  nyata dan  nyata pada variabel benih tumbuh, benih tidak tumbuh,  dan kecepatan tumbuh benih pada benih kedelai. Perlakuan konsentrasi  25% air kelapa (S1)  merupakan konsentrasi yang terbaik karena menghasilkan nilai yang tertinggi untuk persentase rata-rata benih tumbuh yaitu sebesar   99%, kecepatan tumbuh benih yaitu sebesar 18,4 %, daya berkecambah benih Kedelai yaitu sebesar 95,5%, dan menghasilkan benih yang tidak tumbuh yang terkecil yaitu sebesar 1%.

Cite

CITATION STYLE

APA

Soekamto, M. H., & Kabelwa, S. (2017). PENGARUH AIR KELAPA TERHADAP PERKECAMBAHAN BENIH KEDELAI (Glycine max (L) Merr. Median : Jurnal Ilmu Ilmu Eksakta, 9(2), 9–19. https://doi.org/10.33506/md.v9i2.17

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free