Abstract
Efek paparan ataupun keracunan Timbal (Pb) dapat mengganggu eritropoiesis dengan menginhibisi sintesis protoporfirin, dan mengganggu absorbsi besi yang meningkatkan risiko anemia, pada saraf pusat dan saraf tepi, sistem kardiovaskuler, ginjal, pencernaan, sistem reproduksi, dan bersifat karsinogenik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan Timbal (Pb) dalam darah dengan morfologi sel eritrosit pada Perokok Aktif, Jenis penelitian ini adalah eksperimental dengan desain deskriptif dengan menggunakan metode SSA (Spektrofotometer Serapan Atom), dan pemeiksaan morfologi sel eritrosit menggunakan mikroskop. Dari hasil penelitian yang telah dilakukan adanya hubungan antara kadar Timbal (Pb) dengan morfologi sel eritrosit. Dari 20 sampel yang telah di teliti 20 sampel (100%) memiliki kadar Timbal (Pb) di bawah ambang batas normal dan morfologi sel eritrosit tidak normal sebanyak 13 sampel (50%) Rendahnya kadar Timbal (Pb) dalam darah dikarenakan persentase kadar Timbal (Pb) dalam darah Perokok Aktif di Lubuk Buaya Kota Padang jumlahnya sedikit. Tetapi setelah dilakukan pemeriksaan Morfologi Sel Eritrosit didapatkan adanya sel Basophilic stippling pada 13 responden. Dimana untuk mengidentifikasi adanya Timbal (Pb) di dalam Morfologi Sel Eritrosit yaitu adanya sel Basophilic stippling
Cite
CITATION STYLE
Putri Mayaserli, D., Rosita, B., & Oktafilinda, R. (2023). HUBUNGAN KADAR TIMBAL (Pb) DI DALAM DARAH DENGAN MORFOLOGI SEL ERITROSIT PADA PEROKOK AKTIF DI LUBUK BUAYA KOTA PADANG. Journal of Research and Education Chemistry, 5(2), 95. https://doi.org/10.25299/jrec.2023.vol5(2).14919
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.