Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan nama dan bentuk ornamen yang ada pada bagas godang, fungsi dan maknanya, juga mendeskripsikan nilai-nilai kearifan lokal. Teori yang digunakan dalam penelitian ini ialah teori kearifan lokal yang diungkap Sibarani (2012). Adapun metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian dan hasil pendeskripsian yang dapat penulis simpulkan adapun hasil yang diperoleh dalam penelitian ini adalah (1) terdapat 58 bentuk ornamen yang ditemukan, (2) terdapat 58 fungsi dan makna yang terkandung dalam ornamen yang ditemukan, (3) terdapat dua jenis kearfan lokal dalam ornamen bagas godang yaitu: kearifan lokal kedamaian dan kesejahteraan. Dalam kedua jenis kearifan lokal tersebut ada 15 nilai kearfan lokal yang terkandung yakni: kesopansantunan, kejujuran, kesetiakawanan sosial, kerukunan dan penyelesaian konflik, komitmen, pikiran positif, rasa syukur, kerja keras, disiplin, pendidikan, kesehatan, gotong royong, pengelolaan gender, pelestarian dan kreativitas budaya dan peduli lingkungan.
Cite
CITATION STYLE
Herlina, H., & Toyba Lubis. (2022). Ornamen pada Bagas Godang Mandailing : Kajian Kearifan Lokal. Journal of Language Development and Linguistics, 1(1), 55–70. https://doi.org/10.55927/jldl.v1i1.993
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.