Kesulitan Keuangan Pengaruhnya terhadap Konservatisme Akuntansi Pada Perusahaan Sektor Food and Beverage

  • Suwarsa T
  • Yulia Rachmawati D
N/ACitations
Citations of this article
17Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Financial distress adalah kondisi dimana sebuah perusahaan menghadapi kesulitan keuangan. Kebangkrutan (kesulitan keuangan) adalah akumulasi kesalahan manajemen perusahaan untuk menjalankan operasi bisnisnya dalam jangka panjang untuk mencapai tujuan ekonominya. Konservatisme akuntansi adalah prinsip kehati-hatian seorang pihak manajemen dalam mencatat pendapatan dan pengeluaran untuk memperhitungkan segala risiko yang mungkin terjadi dengan sikap optimis manajemen mengakui biaya atau kerugian yang pasti akan terjadi relatif terhadap keuntungan atau pendapatan di masa yang akan datang. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh financial distress terhadap konservatisme akuntansi pada perusahaan manufaktur sektor food and beverage periode 2020-2023. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif asosiatif dengan teknik analisis data menggunakan analisis korelasi product moment, analisis regresi linier sederhana, analisis koefisien determinasi dan uji t dengan menggunakan SPSS software statistic 27. Hasil penelitian menunjukkan secara parsial tidak terdapat pengaruh yang signifikan antara financial distress terhadap konservatisme akuntansi sebesar 0,034 dengan nilai signifikan 0,973.

Cite

CITATION STYLE

APA

Suwarsa, T., & Yulia Rachmawati, D. (2024). Kesulitan Keuangan Pengaruhnya terhadap Konservatisme Akuntansi Pada Perusahaan Sektor Food and Beverage. Jurnal Akuntansi, 20(02), 35–47. https://doi.org/10.58457/akuntansi.v20i02.3908

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free