PERBANDINGAN YIELD EKSTRAKSI PIPERIN PIPER NIGRUM L. DENGAN MENGGUNAKAN EKSTRAKSI KONVENSIONAL DAN MICROWAVE

  • Silmi F
  • Variyana Y
  • Shintawati
N/ACitations
Citations of this article
29Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Piperin merupakan zat aktif yang terdapat dalam buah lada hitam (Piper nigrum L.). Zat aktif tersebut banyak digunakan di industri makanan dan farmasi. Pengambilan piperin biasanya menggunakan proses ekstraksi dari oleoresin ekstrak. Pada penelitian, material menggunakan media pemanas yaitu microwave dan heater. Parameter ekstraksi yang ditentukan adalah massa bahan baku sebanyak 50 gr, feed to solvent (F/S) adalah 1:4 dan 1;6, serta volume KOH sebanyak 50 mL untuk mengikat kristal piperin dalam ekstrak. Hasil penelitian pada rasio F/S 1:4 dan 1:6 secara berturut-turut didapatkan yield ekstraksi piperin dari lada (Piper nigrum L.) menggunakan microwave 2,56 dan 2,91 kali lebih tinggi dibandingkan konvensional (heater). Sedangkan meningkatnya jumlah volume etanol yang digunakan pada ekstraksi piperin dapat menurunkan perolehan yield sebanyak 11,27% dan 21,54% untuk setiap 100 mL etanol. Titik leleh kristal piperin terjadi pada suhu 120 oC dengan titik leleh sempurna kristal piperin terjadi pada suhu 150 oC.

Cite

CITATION STYLE

APA

Silmi, F. F., Variyana, Y., & Shintawati. (2022). PERBANDINGAN YIELD EKSTRAKSI PIPERIN PIPER NIGRUM L. DENGAN MENGGUNAKAN EKSTRAKSI KONVENSIONAL DAN MICROWAVE. JURNAL TEKNOLOGI KIMIA MINERAL, 1(2), 52–55. https://doi.org/10.61844/jtkm.v1i2.272

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free