RANCANG BANGUN MESIN PENGUPAS, PENGHANCUR DAN PENGAYAK SABUT KELAPA

  • Purnomo H
  • Janari D
N/ACitations
Citations of this article
31Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

ABSTRAK Penggunaan serat alam sebagai bahan baku industri mempunyai beberapa kelebihan antara lain yaitu mudah didapatkan dengan harga yang murah, mudah diproses, densitasnya rendah, ramah lingkungan, dan dapat diuraikan secara biologi. Tujuan dari penelitian ini adalah membuat mesin pengolah sabut kelapa tiga tahap dengan fungsi pengupas, penghancur sabut dan pengayak serat dalam satu konstruksi mesin dan penggerak menggunakan pendekatan ergonomi partisipatori. Hasil penelitian menunjukkan desain pengolah sabut kelapa mengunakan penggerak mesin diesel 8 HP sebagai pengganti motor listrik, ukuran panjang pengayak 2 m, menggunakan reducer UCF 50 untuk mengurangi kecepatan putaran menjadi 50 rpm, menggunakan jaring pengayak dengan ukuran 2 cm agar pengayakan serat pendek menjadi lebih cepat, panjang Handle dengan ukuran 11 cm, diameter Handle dengan ukuran 3,5 cm dan tinggi Handle dengan ukuran 140 cm. Rancangan mesin yang dibuat mampu mengolah mengolah 30 butir kelapa dengan waktu 43 menit. Dengan demikian dapat diketahui kapasitas produksi mesin pengolah sabut kelapa sekitar 42 butir kelapa per jam. Kata kunci: Sabut kelapa, mesin pengolah sabut kelapa, ergonomi partisipatori PENDAHULUAN Produk dengan bahan baku serat alam telah dikembangkan sebagai upaya pemanfaatan bahan alam yang memiliki nilai rendah menjadi bernilai tinggi. Penggunaan serat alam saat ini masih dimanfaatkan untuk bahan kerajinan dengan teknologi rendah dan harga murah. Berbagai upaya telah dilakukan untuk meningkatkan nilai tambah produk dengan bahan dari serat alam. Pengembangan produk berbasis serat alam memiliki peluang sangat terbuka, karena serat alam memiliki kegunaan yang cukup luas (Syakir, 2011). Serat alam juga mempunyai beberapa kelebihan antara lain yaitu mudah didapatkan dengan harga yang murah, mudah diproses, densitasnya rendah, ramah lingkungan, dan dapat diuraikan secara biologi (Kusumastuti, 2009). Serat alam yang sering dimanfaatkan oleh para pengrajin adalah serat sabut kelapa. Ketersediaan serat sabut kelapa yang melimpah dikarenakan Indonesia mempunyai total areal perkebunan kelapa mencapai 3,29 juta ha atau sekitar 31,2 % dari total areal perkebunan kelapa dunia (Prastowo et al., 2007). Jumlah produksi sebesar 15,5 milyar butir kelapa per tahun menjadikan Indonesia sebagai negara penghasil kelapa terbesar di dunia (Darmanto, 2011). Buah kelapa terdiri dari sabut, tempurung dan daging,

Cite

CITATION STYLE

APA

Purnomo, H., & Janari, D. (2015). RANCANG BANGUN MESIN PENGUPAS, PENGHANCUR DAN PENGAYAK SABUT KELAPA. SPEKTRUM INDUSTRI, 13(1), 51. https://doi.org/10.12928/si.v13i1.1838

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free