Abstract
Skrining pendengaran pada anak sekolah dapat mengetahui lebih dini gangguan dengar akibat otitis media sehingga hasil pengobatannya akan lebih baik. Audiometer skrining medan bebas merupakan alat skrining pendengaran yang sederhana, terjangkau, ringkas, mudah dan singkat, tetapi belum diukur tingkat ketepatannya untuk anak sekolah dasar. Penelitian ini bertujuan untuk menguji tingkat ketepatan audiometer skrining medan bebas untuk mendeteksi gangguan dengar pada anak sekolah dasar yang menderita otitis media. Penelitian uji diagnostik dengan rancangan penelitian potong silang dilakukan di Sekolah Dasar Sejahtera dan Poliklinik Departemen Ilmu Kesehatan Telinga Hidung Tenggorok–Bedah Kepala dan Leher RS Dr. Hasan Sadikin Bandung periode bulan Juni–Agustus 2011. Dari 479 anak sekolah dasar, didapatkan 86 subjek sesuai kriteria inklusi. Terdapat gangguan dengar pada 56 anak yang diperiksa audiometer skrining medan bebas dan 51 anak yang diperiksa audiometri nada murni. Hasil uji diagnostik audiometer skrining medan bebas didapatkan sensitivitas 90,2%; spesifisitas 71,4%; indeks Kappa 0,630. Perbandingan pemeriksaan pendengaran antara audiometri skrining medan bebas dan audiometri nada murni didapatkan p=0,302. Simpulan, tingkat ketepatan audiometer skrining medan bebas sama dengan audiometer nada murni untuk mendeteksi gangguan dengar anak sekolah dasar yang menderita otitis media.
Cite
CITATION STYLE
Hartanto, W. W., Boesoirie, T. S., & Poerwana, R. A. S. (2013). Tingkat Ketepatan Audiometer Skrining Medan Bebas untuk Mendeteksi Gangguan Dengar Anak Sekolah Dasar dengan Otitis Media. Majalah Kedokteran Bandung, 45(1), 62–68. https://doi.org/10.15395/mkb.v45n1.141
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.