Determinan Obesitas Pada Remaja di Kabupaten Minahasa

  • Musa E
  • Nelwan J
  • Tahulending J
N/ACitations
Citations of this article
14Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Obesitas pada remaja merupakan isu kesehatan masyarakat yang terus meningkat dan terkait dengan pola makan serta aktivitas fisik. Bukti lokal diperlukan untuk merancang intervensi berbasis sekolah di Minahasa. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi faktor yang berhubungan dengan obesitas pada remaja. Rancangan studi analitik potong lintang dilakukan di SMP Negeri 2 Pineleng dan SMA Negeri 1 Tondano selama Maret–November 2025 dengan total 137 responden. Variabel meliputi status obesitas, kesesuaian asupan makronutrien (protein, lemak, karbohidrat), dan tingkat aktivitas fisik. Data disajikan secara deskriptif dan dianalisis bivariat menggunakan uji Chi-kuadrat dengan α=0,05; ukuran asosiasi dilaporkan sebagai odds ratio (OR) dengan CI 95%. Prevalensi obesitas sebesar 27,7%. Ketidaksesuaian asupan cukup tinggi: protein 65,0%, lemak 70,8%, dan karbohidrat 67,2%; sementara 73,7% responden tergolong aktif secara fisik. Secara bivariat, asupan lemak (p=0,013) dan aktivitas fisik (p=0,009) berhubungan bermakna dengan obesitas; remaja yang tidak aktif memiliki peluang obesitas 2,873 kali lebih besar dibanding yang aktif (95% CI: 1,279–6,455). Asupan protein (p=0,061) dan karbohidrat (p=0,066) tidak menunjukkan hubungan bermakna. Disarankan program sekolah memprioritaskan perbaikan kualitas asupan, khususnya lemak, serta penguatan aktivitas fisik terstruktur.

Cite

CITATION STYLE

APA

Musa, E. C., Nelwan, J. E., & Tahulending, J. (2025). Determinan Obesitas Pada Remaja di Kabupaten Minahasa. Jurnal Kesehatan Ilmiah Indonesia (Indonesian Health Scientific Journal), 10(2). https://doi.org/10.51933/health.v10i2.2276

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free