PERANAN KEGIATAN MERONCE DENGAN BAHAN BEKAS DALAM MENINGKATKAN MOTORIK HALUS ANAK USIA 5-6 TAHUN

  • Ariska Tjaya Y.A Tjaya G
  • Wondal R
  • et al.
N/ACitations
Citations of this article
82Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

k untuk menulis. Dalam meningkatkan perkembangan motorik halus anak banyak aktivitas kelas yang membantu anak-anak dalam mengendalikan motorik halus guna menstimulasi syaraf- syaraf otot anak agar berfungsi dengan baik. Aktivitas perkembangan motorik halus anak usia dini bertujuan untuk melatihkan ketrampilan koordionasi motorik anak diantaranya koordinasi antara tangan dan mata yang dapat dikembangkan melalui aktivitas bermain. Salah satu stimulus yang biasa dilakukan adalah melatih anak dalam memegang benda-benda kecil seperti pada kegiatan meronce. Dalam penelitian kajian pustaka ini penulis mengkaji tentang kegiatan meronce dalam meningkatkan motorik halus anak. Kegiatan meronce yang dikaji dengan menggunakan bahan-bahan yang sering ditemukan anak dalam kehidupan sehari-hari bahkan anak menggunakan bahan tersebut (bahan bekas) sehingga bahan-bahan tersebut tidak menjadi sampah yang membebani pemerintah. Berdasarkan kajian literatur yang dilakukan disimpulkan bahwa dengan kegiatan meronce dapat membantu anak untuk mengembangkan motorik halus.

Cite

CITATION STYLE

APA

Ariska Tjaya Y.A Tjaya, G. Y., Wondal, R., & Haryati, H. (2020). PERANAN KEGIATAN MERONCE DENGAN BAHAN BEKAS DALAM MENINGKATKAN MOTORIK HALUS ANAK USIA 5-6 TAHUN. JURNAL ILMIAH CAHAYA PAUD, 2(1), 59–71. https://doi.org/10.33387/cp.v2i1.1984

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free