Pengaruh welas asih diri terhadap beban pengasuh pada pengasuh individu dengan skizofrenia

  • Aditya N
  • Farisandy E
N/ACitations
Citations of this article
12Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Penderita skizofrenia di Indonesia sebagian besar tinggal bersama dengan keluarganya. Pemulihan kondisi penderita skizofrenia tentunya sangat bergantung dengan keterlibatan orang terdekatnya, khususnya keluarga. Memberikan perawatan dalam jangka waktu yang panjang dapat memengaruhi kondisi pengaasuh dan berpotensi mengalami beban pengasuhan serta penurunan kesehatan fisik dan mental. Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh negatif yang signifikan welas asih diri terhadap beban pengasuh pada pengasuh individu dengan skizofrenia. Penelitian ini melibatkan 373 subjek pengasuh skizofrenia. Skala yang digunakan oleh peneliti adalah Zarit Burden Interview (ZBI) dan Skala Welas Diri. Hasil uji regresi linear sederhana menunjukkan bahwa welas asih diri menurunkan persepsi beban pengasuh pada pengasuh individu dengan skizofrenia. Semakin tinggi skor welas asih diri, maka semakin rendah pula beban pengasuh yang dirasakan oleh pengasuh. Hasil tersebut memungkinkan adanya intervensi alternatif yang mempertimbangkan konteks budaya seperti pelatihan welas asih diri berbasis pengembangan strategi bernilai kolektif, penerimaan, dan spiritual.

Cite

CITATION STYLE

APA

Aditya, N., & Farisandy, E. D. (2025). Pengaruh welas asih diri terhadap beban pengasuh pada pengasuh individu dengan skizofrenia. Jurnal Psikologi Ulayat. https://doi.org/10.24854/jpu1109

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free