Abstract
Kekurangan gizi berkaitan erat dengan kurangnya akses sang ibu dalam memberi makanan bergizi pada balita sehingga dapat mengakibatkan gangguan-gangguan pertumbuhan seperti Stunting, Marasmus, Kwashiorkor, dan lain lain. Kajian meta sintesis ini bertujuan untuk membuat sebuah kesimpulan yang tepat terkait dengan faktor penyebab kekurangan gizi pada balita. Pada studi ini peneliti menggunakan jenis penelitian literature review yang bersifat kualitatif dengan berpedoman pada langkah-langkah meta sintesis melalui pendekatan meta-agregasi. Berdasarkan hasil kajian pustaka dari 19 artikel nasional dapat disimpulkan bahwa penyebab malnutrisi atau gizi kurang terdapat dua faktor yaitu faktor penyebab langsung yang meliputi asupan gizi dan jangkitan penyakit infeksi; dan faktor penyebab tidak langsung meliputi pendapatan atau keadaan ekonomi keluarga, pengetahuan ibu, pola asuh orang tua, pendidikan keluarga & masyarakat sekitar, sanitasi, dan fasilitas kesehatan serta jumlah anggota keluarga.
Cite
CITATION STYLE
Ika Puspita Sari, Siken Agil Wiganata, Apriliana Dwi Susilowati, & Rian Damariswara. (2023). FAKTOR PENYEBAB KEKURANGAN GIZI PADA BALITA (KAJIAN META SINTESIS). Jurnal Ilmiah PANNMED (Pharmacist, Analyst, Nurse, Nutrition, Midwivery, Environment, Dentist), 18(2), 260–275. https://doi.org/10.36911/pannmed.v18i2.1611
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.