Upaya Meningkatkan Keterampilan Tendangan Kobra Menggunakan Metode Drill Pada Siswa PSHT Ranting Kepung Cabang Kediri

  • Wijaya E
  • Hariyanto E
  • Kurniawan A
  • et al.
N/ACitations
Citations of this article
33Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Abstract: Pencak silat is a self-defense movement that results from Indonesian culture used to maintain the existence and integrity of the surrounding environment to achieve harmony in life to increase faith and piety as well as a vehicle for sports, spirituality, arts and defending the country. In pencak silat there are three kicks that are often used, namely the sickle, kobra and T kicks. Based on the observations made by the researcher in the PSHT Kepung pencak silat training, it was found that 15.8 percent of the cobra kicks were mastered, 92.5 percent crescent-kicked masters and T-kicks 91.7 percent controlled. This data is strengthened by the results of interviews with the PSHT coach of Kepung, namely kobra kicks including difficult kicks, many students have not mastered the kobra kick technique, the trainers have not used special methods in their training, students lack discipline and are not evaluated after the training process. Therefore, the researcher chose to use the drill method to improve kobra kick skills, the drill method is one of the training methods used to train and improve movement skills that are done repeatedly. This research is a Sports Action Research (PTO), the research subject is 29 PSHT students of Kepung, data collection using tests, interviews, observation and documentation. Test result data were analyzed using descriptive statistical tests. The results of this study show that the drill method can improve kobra kick skiIls. Abstrak: Pencak silat merupakan gerak membela diri hasil budaya Indonesia digunakan untuk mempertahankan eksistensi dan integritas terhadap alam sekitarnya untuk mencapai keselarasan hidup guna meningkatkan iman dan takwa serta sebagai wahana untuk olahraga, spiritual, kesenian dan membela negara. Dalam pencak silat terdapat tiga tendangan yang sering digunakan yaitu tendangan sabit, kobra dan T. Berdasarkan observasi yang peneliti lakukan di latihan pencak silat PSHT ranting Kepung diketahui penguasaan tendangan kobra 15,8 persen menguasai, tendangan sabit 92,5 persen menguasai dan tendangan T 91,7 persen menguasai. Data ini diperkuat dengan hasil wawancara bersama pelatih PSHT ranting Kepung yaitu tendangan kobra termasuk tendangan yang sulit, banyak siswa belum menguasai teknik tendangan kobra, pelatih belum menggunakan metode khusus dalam pelatihannya, siswa kurang disiplin dan tidak dilakukan evaluasi setelah proses latihan. Oleh karena itu peneliti memilih menggunakan metode drill untuk meningkatkan keterampilan tendangan kobra, metode drill adalah salah satu metode latihan yang digunakan untuk melatih serta meningkatkan keterampilan gerak yang dilakukan secara berulang-ulang. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Olahraga (PTO), subjek penelitian 29 siswa PSHT ranting Kepung, pengumpulan data menggunakan tes, wawancara, observasi dan dokumentasi. Data hasil tes dianalisis menggunakan uji statistik deskriptif. Hasil penelitian ini metode drill dapat meningkatkan keterampilan tendangan kobra.

Cite

CITATION STYLE

APA

Wijaya, E. C., Hariyanto, E., Kurniawan, A. W., & Wahyudi, U. (2022). Upaya Meningkatkan Keterampilan Tendangan Kobra Menggunakan Metode Drill Pada Siswa PSHT Ranting Kepung Cabang Kediri. Sport Science and Health, 4(12), 1070–1080. https://doi.org/10.17977/um062v4i122022p1070-1080

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free