PENERAPAN METODE FUZZY TSUKAMOTO UNTUK MENDIAGNOSA PENYAKIT LEPTOSPIROSIS

  • Sinaga M
  • Sembiring N
  • Sianturi C
  • et al.
N/ACitations
Citations of this article
52Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Leptospirosis merupakan penyakit endemis yang dapat menular dari hewan ke manusia. Penyakit ini dapat menyebar dengan cepat di daerah yang beriklim tropis. Manusia dapat terjangkit oleh penyakit ini melalui kontak dengan urine hewan pengerat yang telah terinfeksi oleh bakteri leptospira, atau melalui kontak dengan air, tanah atau makanan yang terlah terkontaminasi oleh bakteri leptospira. Kondisi lingkungan yang kurang bersih dapat mempercepat penyebaran penyakit ini. Gejala yang ditimbulkan oleh penyakit leptospirosis juga memiliki kemiripan dengan gejala-gejala dari penyakit lain seperti diare, batuk dan demam. Hal ini dapat membuat penyakit ini susah untuk didiagnosa. Peneliti menggunakan metode fuzzy tsukamoto untuk melakukan diagnosa terhadap penyakit leptospirosis. Metode fuzzy tsukamoto dipilih karena dianggap mampu untuk melakukan penelusuran terhadap suatu penyakit melalui gejala-gejala yang telah dimuat dalam suatu basis aturan. Metode fuzzy tsukamoto juga dapat melakukan perhitungan nilai kepastian dari setiap penelusuran yang dilakukan. Hasil dari penelitian ini yaitu terbentuknya suatu mesin inferensi yang dapat digunakan untuk mendiagnosa penyakit leptospirosis.

Cite

CITATION STYLE

APA

Sinaga, M. D., Sembiring, N. S. Br., Sianturi, C. J. M., & Sianturi, C. J. M. (2021). PENERAPAN METODE FUZZY TSUKAMOTO UNTUK MENDIAGNOSA PENYAKIT LEPTOSPIROSIS. CSRID (Computer Science Research and Its Development Journal), 12(2), 98. https://doi.org/10.22303/csrid.12.2.2020.98-106

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free