Abstract
Daun ciplukan (Physalis angulata L.) dari kawasan manifestasi geothermal Seulawah Agam menunjukkan potensi sebagai sumber antioksidan alami yang kuat. Penelitian ini mengkaji kandungan fitokimia dan aktivitas antioksidan ekstrak etanol daun ciplukan menggunakan metode spektrofotometri UV-Vis. Tahapan penelitian diawali dengan pengumpulan sampel dan tederminasi tumbuhan, dilakukannya uji skrining fitokimia dan aktifitas antioksidan menggunakan DPPH. Hasil skrining fitokimia mengungkapkan keberadaan alkaloid, flavonoid, tanin, saponin, dan steroid. Uji aktivitas antioksidan dengan metode DPPH menghasilkan nilai IC50 sebesar 14,99 μg/mL, yang lebih rendah secara signifikan dibandingkan kontrol positif asam askorbat (19,40 μg/mL), menunjukkan aktivitas antioksidan yang kuat. Pada konsentrasi tertinggi yang diuji (50 μg/mL), ekstrak mampu memberikan persen inhibisi sebesar 81,84%, sedangkan pada konsentrasi terendah (10 μg/mL) menunjukkan inhibisi sebesar 41,41%. Analisis Temuan ini membuktikan bahwa ekstrak etanol daun ciplukan dari kawasan geothermal memiliki kandungan antioksidan cukup tinggi dan sangat potensi untuk aplikasi dalam pengembangan produk farmasi dan nutrasetikal berbasis alam.
Cite
CITATION STYLE
Farida, M., Azhari, S., Darsa, D. D., & Mahmudi, M. (2025). Skrining Fitokimia dan Uji Aktivitas Antioksidan Ekstrak Etanol Daun Ciplukan (Physalis angulata L) Dikawasan Manifestasi Geothermal Seulawah Agam. Journal of Pharmaceutical and Sciences, 571–580. https://doi.org/10.36490/journal-jps.com.v8i1.826
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.