Abstract
Kemampuan berpikir kritis merupakan sebuah kemampun yang perlu dilatih dan di kembangkan sejak anak usia muda. Namun masih terdapat siswa yang kurang kritis dalam proses pembelajaran seperti tidak memberikan pendapat atau bertanya tentang pembelajaran yang mereka kurang pahami. Hal ini disebabkan karena pembelajaran yang berpusat pada guru saja sehingga tidak memberikan kesempatan kepada siswa untuk memberikan pendapat dan melatih daya berpikir kritis. Maka dari itu model pembelajaran induktif solusi yang tepat untuk menjadikan kemampuan berpikir kritis peserta didik dapat berjalan optimal. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan pengaruh model pembelajaran induktif dalam mata pelajaran pendidikan agama islam terhadap kemampuan berpikir kritis peserta didik. Dengan demikian, penelitian ini dapat mengetahui sejauh mana hubungan antara model pembelajaran induktif dengan kemampuan berpikir kritis peserta didik. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif. Metode pengumpulan data dengan observasi dan angket yang disebarka kepada 36 responden dan pengolahan data dilakukan dengan analisis data statistik. Hasil penelitian menunjukan bahwa model pembelajaran induktif dalam mata pelajaran pendidikan agama islam memiliki rata-rata sebesar 4,41 dengan demikian rata-rata tersebut termasuk dalam kategori “sangat baik”,sedangkan kemampuan berpikir kritis peserta didik memiliki rata-rata sebesar 4,13 dengan demikian rata-rata tersebut termasuk kategori”sangat baik”. Hal ini menunjukan bahwa penerapan model ini menjadi salah satu alternatif yang tepat untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis peserta didik dalam mata pelajaran pendidikn agama islam.Berdasarkan hasil uji hipotesis bahwa model pembelajaran induktif berpengaruh positif terhadap kemampuan berpikir kritis peserta didik dalam pembelajaran pendidikan agama islam sebesar 43,90% sedangkan variabel lain yang mempengaruhi kemampuan berpikir kritis sebesar 56,10%. Kata Kunci : Model pembelajaran induktif, Berpikir kritis, mata pelajaran pendidikan agama islamCritical thinking is a vital skill that needs to be nurtured and developed from a young age. However, many students still struggle to engage critically during the learning process, often refraining from expressing their opinions or asking questions about subjects they do not fully understand. This issue is primarily due to teacher-centered learning approaches, which limit opportunities for students to voice their thoughts and develop critical thinking skills. Therefore, the inductive teaching model is proposed as an effective solution to enhance students' critical thinking abilities. The aim of this study is to describe the impact of the inductive teaching model on critical thinking skills in Islamic religious education. This research investigates the correlation between the inductive teaching model and the development of critical thinking abilities among students. A quantitative descriptive approach was employed, involving data collection through observations and questionnaires distributed to 36 respondents. The data were analyzed using statistical methods. The results indicate that the implementation of the inductive teaching model in Islamic religious education achieved an average score of 4.41, which falls under the "very good" category. Similarly, students' critical thinking skills averaged 4.13, also categorized as "very good." These findings suggest that the inductive teaching model is an effective alternative to enhance students' critical thinking skills in Islamic religious education. Based on hypothesis testing, it was found that the inductive teaching model positively influences students' critical thinking abilities by 43.90%. The remaining 56.10% of the influence on critical thinking skills is attributed to other variables not included in this study. Keywords: Inductive Teaching Model, Critical Thinking, Islamic Religious Education
Cite
CITATION STYLE
Salamudin, C., & Alimi, M. (2023). Pengaruh Model Pembelajaran Induktif Dalam Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam Terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Peserta Didik. Masagi, 2(1), 172–178. https://doi.org/10.37968/masagi.v2i1.502
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.