Abstract
Latar Belakang : Henti jantung merupakan fenomena yang dapat terjadi pada siapa saja, dimana saja, dan kapan saja. Salah satu tindakan untuk menangani henti jantung adalah dengan memberikan bantuan hidup dasar (BHD). Mahasiswa profesi ners sebagai salah satu pengamat dan calon tenaga kesehatan, perlu memerhatikan hal krusial seperti pengetahuan dan self efficacy sebagai dasar melakukan tindakan BHD. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan dengan self efficacy terhadap penerapan bantuan hidup dasar pada kasus henti jantung. Metodologi: Jenis penelitian ini yaitu cross sectional, pengambilan sampel menggunakan total sampling dengan jumlah 70 mahasiswa profesi ners usia < 27 tahun. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner tingkat pengetahuan dan self efficacy yang dimodifikasi. Uji analisis menggunakan uji korelasi Spearman Rank. Hasil Penelitian: Hasil penelitian ini menunjukkan rata-rata usia responden yaitu 22,64 tahun, (92,9%) mayoritas berjenis kelamin perempuan, (81,4%) pernah menjumpai kasus henti jantung, (61,4%) pernah melakukan tindakan BHD. Tingkat pengetahuan responden dalam kategori baik dengan persentase (64,3%) dan self efficacy dalam kategori tinggi dengan median 63,5 (kategori dalam skor >52). Hasil uji korelasi Spearman Rank menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan dengan nilai p = 0,026 dan nilai koefisien 0,266). Kesimpulan: Terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan mahasiswa profesi ners dengan self efficacy terhadap penerapan bantuan hidup dasar pada kasus henti jantung.
Cite
CITATION STYLE
Kamaluddin, R., & Alivian, G. N. (2023). THE RELATIONSHIP BETWEEN SELF EFFICACY AND THE LEVEL OF KNOWLEDGE OF NURSING PROFESSIONAL STUDENTS AT JENDERAL SOEDIRMAN UNIVERSITY TOWARDS THE IMPLEMENTATION OF BASIC LIFE SUPPORT IN CARDIAC ARREST. Jurnal Aisyah : Jurnal Ilmu Kesehatan, 8(3). https://doi.org/10.30604/jika.v8i3.2350
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.