Strategi Komunikasi Humas Kementerian Komunikasi Dan Informatika RI Dalam Menyosialisasikan Program Lambe Hoaks

  • Multaza W
  • Meliala Y
  • Ningsih C
  • et al.
N/ACitations
Citations of this article
96Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Kecenderungan masyarakat Indonesia yang menerima informasi secara mentah-mentah dan dengan mudah menyebarkannya tanpa mencari tahu terlebih dahulu kebenaran dan informasi tersebut membuat hoaks masih dengan mudah beredar di internet, Sebaran hoaks dan dampak yang makin massif di Indonesia membutuhkan pendekatan dan cara yang lebih kreatif dan inovatif. Humas Kementerian Komunikasi dan Informatika RI yang bertugas mengawasi dan melaksanakan kebijakan di bidang komunikasi dan informatika juga terus berupaya memerangi peredaran hoaks dalam Menyosialisasikan program Lambe Hoaks kepada masyarakat, Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa bagaimana strategi Humas Kementrian Komunikasi dan Informatika RI dalam Menyosialisasikan program lambe hoaks, penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan metode penelitian studi kasus dan menggunakan teori difusi inovasi oleh Everett M Roger. hasil penelitian menyatakan bahwa Proses difusi inovasi pada program Lambe Hoaks ini juga meliputi empat unsur didalamnya yaitu Inovasi, Saluran Komunikasi, Jangka waktu serta Sistem Sosial, selain itu program Lambe Hoaks merupakan sebuah inovasi baru untuk memenuhi kebutuhan informasi masyarakat mengenai klarifikasi berita hoaks yang beredar.

Cite

CITATION STYLE

APA

Multaza, W. I., Meliala, Y. H., Ningsih, C., & Dewi, Y. R. (2021). Strategi Komunikasi Humas Kementerian Komunikasi Dan Informatika RI Dalam Menyosialisasikan Program Lambe Hoaks. Jurnal Cyber PR, 1(1), 32–44. https://doi.org/10.32509/cyberpr.v1i1.1629

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free