Abstract
Untuk memenuhi kebutuhan air irigasi (irigasi untuk lahan pertanian), debit air di daerah bendung harus lebih dari cukup untuk dialirkan ke saluran (utama-sekunder-tersier) yang telah disiapkan di lahan tanam. Kecepatan aliran air yang mengalir melalui saluran tersier dipengaruhi oleh kekasaran, kemiringan dan ukuran saluran yang dibuat, semakin besar koefisien kekasaran saluran irigasi maka semakin kecil laju aliran saluran irigasi tersebut. Sehingga mengurangi aliran air terutama pada saluran yang terbuat dari tanah. Pengaruh kekasaran saluran ini dinyatakan dalam suatu nilai yang disebut koefisien kekasaran (Manning). Faktor-faktor yang mempengaruhi koefisien kekasaran adalah konstituen dari permukaan basah saluran, sifat fisik tanah, ketidakteraturan saluran, vegetasi yang tumbuh di saluran dan faktor pengendapan dan gerusan di dalam saluran.
Cite
CITATION STYLE
Sanusi, W. (2022). EVALUASI KOEFISIEN MANNING PADA BERBAGAI TIPE DASAR SALURAN. CRANE: Civil Engineering Research Journal, 3(1), 1–4. https://doi.org/10.34010/crane.v3i1.7131
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.