Abstract
Sistem biometrika pengenalan wajah merupakan pengembangan metode dasar sistem autentifikasi dengan menggunakan karakteristik alami wajah sebagai basisnya. Pendekatan sistem identifikasi merupakan pengenalan wajah seseorang dengan mencari keseluruhan template dalam database untuk pencocokan karakteristik satu ke banyak (1:M). Sistem biometrika pada penelitian ini dibagi menjadi dua tahap pemasukan data (enrollment) dan pencocokan ciri (matching). Sistem mengakuisisi wajah dengan beberapa posisi sudut, pencahyaan dan ekspresi yang berbeda-beda. Citra wajah hasil dari akuisisi, diekstraksi menggunakan metode Gabor KPCA (8x5 filter) untuk didaftarkan ke dalam database sebagai tahap enrollment citra wajah dan tahap selanjutnya pencocokan ciri (matching) dengan melakukan pengukuran jarak antara citra uji dengan citra database wajah menggunakan Mahalanobis Distance. Penelitian ini menggunakan database citra wajah AT&T Face dengan sampel 40 orang dan 10 posisi wajah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem biometrika yang dikembangkan dapat mengenali wajah dengan tingkat akurasi mencapai 97.5%.
Cite
CITATION STYLE
Kurniawan, D. E., Adi, K., & Rohim, A. F. (2014). Sistem Identifikasi Biometrika Wajah Menggunakan Metode Gabor KPCA dan Mahalanobis Distance. JURNAL SISTEM INFORMASI BISNIS, 2(1). https://doi.org/10.21456/vol2iss1pp006-010
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.