Abstract
One of the medical diagnoses of mental disorders that is part of education in psychiatric nursing is schizophrenia. Part of the education of psychiatric nursing provides important information about mental disorders and learns new skills to deal with various challenging behaviors. The anxiety felt by psychiatric nursing students are normal and usually do not continue after students have initial contact with patients. Aim on this study is to explore the effectiveness of VR-based simulations in enhancing the skills of nursing students in caring for patients with mental health disorders. This study method uses literature review. The literature used in this study consists of journals sourced from Wiley Online, ScienceDirect, and Google Scholar between 2015 and 2024. Article selection used the protocol guidelines (PRISMA) of identification, screening, eligibility and resulted in 10 articles being analyzed. VR simulations provide immersive and realistic environments where students can safely practice therapeutic communication, conduct mental health assessments, and develop critical thinking skills. Research indicates that VR simulations significantly enhance students' skills, knowledge, and empathy in psychiatric nursing. Despite their advantages, VR technologies face limitations, such as VR technology presents challenges such as technical difficulties. However, evidence suggests that VR-based training is a promising tool for advancing psychiatric nursing education by fostering essential skills and promoting behavioral health equity among future nurses.Integrasi simulasi Realitas Virtual (VR) dalam pendidikan keperawatan psikiatri telah muncul sebagai pendekatan inovatif untuk mengatasi keterbatasan pelatihan klinis tradisional. Tinjauan pustaka ini mengeksplorasi efektivitas simulasi berbasis VR dalam meningkatkan keterampilan mahasiswa keperawatan dalam merawat pasien dengan gangguan kesehatan mental. Literatur yang digunakan dalam penelitian ini terdiri dari jurnal yang bersumber dari Wiley Online, ScienceDirect, dan Google Scholar antara tahun 2015 dan 2024. Simulasi VR menyediakan lingkungan yang imersif dan realistis tempat mahasiswa dapat mempraktikkan komunikasi terapeutik dengan aman, melakukan penilaian kesehatan mental, dan mengembangkan keterampilan berpikir kritis tanpa menimbulkan risiko bagi pasien. Penelitian menunjukkan bahwa simulasi VR secara signifikan meningkatkan pengetahuan, kepercayaan diri, dan efikasi diri mahasiswa dalam keperawatan psikiatri. Skenario VR yang berfokus pada kondisi seperti depresi, mania, dan gangguan obsesif-kompulsif telah menunjukkan peningkatan keterampilan komunikasi, empati, dan sikap mahasiswa terhadap penyakit mental. Simulasi ini secara efektif menjembatani kesenjangan antara pengetahuan teoritis dan praktik klinis dengan menawarkan pengalaman terkontrol dan interaktif yang mereplikasi tantangan dunia nyata. Meskipun memiliki kelebihan, teknologi VR memiliki keterbatasan, seperti teknologi VR menghadirkan tantangan seperti kesulitan teknis (misalnya, gangguan sistem dan mabuk perjalanan), ketidaknyamanan siswa (misalnya, ketegangan mata dan pusing), yang dapat menghambat adopsi secara luas. Namun, bukti menunjukkan bahwa pelatihan berbasis VR merupakan alat yang menjanjikan untuk memajukan pendidikan keperawatan psikiatri dengan mengembangkan keterampilan penting dan mempromosikan kesetaraan kesehatan perilaku di antara perawat masa depan.
Cite
CITATION STYLE
Diorarta, R., & Sukihananto, S. (2025). Implementation of Virtual Reality Simulation in Psychiatric Nursing Education: A Literature Review. Nursing Current: Jurnal Keperawatan, 13(1), 30–38. https://doi.org/10.19166/nc.v13i1.9531
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.