FILANTROPI SEMBAKO UNTUK MASYARAKAT TERDAMPAK COVID-19

  • Mardliyah S
  • Naqiyah N
  • Arif M
  • et al.
N/ACitations
Citations of this article
44Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Pandemi COVID-19 yang sudah memasuki pertengahan tahun 2020 memicusektor ketahanan keluarga untuk memenuhi kebutuhan primer terancam.Ketahanan masyarakat berkaitan dengan kemampuan dari masyarakat untukdapat menggunakan sumber daya yang tersedia (seperti, teknologi, makanan, pekerjaan, dan rasa aman-nyaman) dalam memenuhi kebutuhan dasar dan menjalankan fungsi sosialnya. Kondisi demikian sangat urgen jika dilaksanakanprogram filantropi. Salah satu yang menjadi program kegiatan di LPPM Unesaadalah filantropi sembako. Kegiatan ini menjadi unsur penunjang ketahanankeluarga menghadapi masa pandemi COVID-19. Kondisi demikian sejalandengan konsep Marx dan Engles tentang keterikatan sosial mengandung maknaketerikatan solidaritas. Filantropi telah menjadi modal sosial dan menjadikannyasebagai dimensi dukungan sosial dalam bentuk dukungan informasi, interaksisosial, dan harga diri. Secara umum dukungan sosial yang telah diterima olehperguruan tinggi kepada masyarakat menunjukkan tingkat partisipasi di tingkatlokal dengan harapan terwujudnya ketahanan fisik keluarga dapat terwujud.

Cite

CITATION STYLE

APA

Mardliyah, S., Naqiyah, N., Arif, M. Z., Masriyah, M., & Indana, S. (2020). FILANTROPI SEMBAKO UNTUK MASYARAKAT TERDAMPAK COVID-19. JABN, 1(2), 64–77. https://doi.org/10.33005/jabn.v1i2.21

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free