Simulasi Audit Energi pada Rumah Sakit Umum Daerah Banyumas

  • Darmawan I
N/ACitations
Citations of this article
14Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Abstrak Rumah Sakit memiliki konsumsi energi yang besar dan menurut Peraturan Pemerintah No.70 Tahun 2009 Pasal 12, termasuk kategori wajib melakukan manajemen energi. Manajemen harus dilakukan dengan tetap menjaga keamanan dan kenyamanan pasien selama perawatan untuk membantu proses penyembuhan pasien. Penelitian ini bertujuan menyimulasikan konsumsi energi dari RSUD Banyumas sebagai pertimbangan langkah penghematan energi dengan tetap menjaga kualitas pelayanan. Simulasi dilakukan dengan menggunakan model 3D DesignBuilder yang dianalisis dengan software EnergyPlus. Digunakan data cuaca dari daerah Surakarta yang memilik kemiripan iklim dengan Banyumas karena data EnergyPlus tidak memiliki rekam data Banyumas. Hasil simulasi penggunaan selama 1 tahun menunjukkan penggunaan energi sebesar 3.366.904,81 kWh, dengan 92% merupakan pendingin dan 8% merupakan pencahayaan. Skenario penghematan energi menggantikan Constant Air Volume menjadi Variable Air Volume menghasilkan 7,94% penghematan dengan nominal Rp. 247.293.126,57 dan nilai IKE sebesar 254,97 kWh/m 2 sehingga masih tergolong bangunan hijau menurut standar GBCI. Kata Kunci: design builder, EnergyPlus, penghematan energi, sistem CAV, sistem VAV. Abstract Hospitals have a large energy consumption and according to Government Regulation No.70 of 2009 Article 12, are included in the category of compulsory energy management. Management must be done while maintaining the safety and comfort of the patient during treatment to help the patient's healing process. This study aims to simulate the energy consumption of Banyumas Regional Hospital as a consideration for energy saving measures while maintaining service quality. Simulations are carried out using the DesignBuilder 3D model which is analyzed using EnergyPlus software. Weather data from the Surakarta area are used which have similar climates to Banyumas because EnergyPlus data does not have Banyumas data records. The simulation results for 1 year show that the energy use is 3,366,904.81 kWh, with 92% being coolant and 8% being lighting. The energy saving scenario replacing Constant Air Volume to Variable Air Volume results in 7.94% savings with a nominal value of Rp. 247,293,126.57 and the IKE value of 254.97 kWh / m2 so that it is still classified as a green building according to GBCI standards.

Cite

CITATION STYLE

APA

Darmawan, I. N. (2021). Simulasi Audit Energi pada Rumah Sakit Umum Daerah Banyumas. J-Proteksion, 5(2), 12–19. https://doi.org/10.32528/jp.v5i2.4130

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free