Abstract
Perilaku prososial penduduk Indonesia pada tahun 2017 mengalami penurunan dibandingkan tahun 2016. Penurunan ini diikuti dengan meningkatnya perilaku agresifitas di Indonesia pada tahun 2017. Jika hal ini tidak segera ditangani, akan menjadi salah satu pemicu meningkatnya perilaku agresifitas di Indonesia. Oleh karenanya, penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi variabel-variabel yang memengaruhi perilaku prososial dan melihat kecenderungannya. Data yang dianalisis bersumber dari Survei Pengukuran Tingkat Kebahagiaan (SPTK) 2017 yang dilaksanakan oleh BPS. Analisis yang digunakan yaitu analisis deskriptif dengan tabulasi silang antara perilaku prososial dengan karakteristiknya, dan analisis inferensia dengan regresi logistik biner. Variabel respons yang digunakan yaitu perilaku prososial, sedangkan variabel bebasnya yaitu variabel-variabel kebahagiaan, modal sosial, dan sosiodemografis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel-variabel yang berpengaruh terhadap perilaku prososial yaitu kepuasan hidup, perasaan, makna hidup, sikap percaya dan toleransi, usia, dan pendapatan. Selain variabel pendapatan, keenam variabel lain memiliki rasio kecenderungan positif terhadap perilaku prososial. Sedangkan variabel pendapatan memiliki kecenderungan negatif.
Cite
CITATION STYLE
Shubhan, H., & Aloysius, S. (2021). Variabel-variabel yang Memengaruhi Perilaku Prososial Indonesia Tahun 2017. Seminar Nasional Official Statistics, 2021(1), 762–771. https://doi.org/10.34123/semnasoffstat.v2021i1.1034
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.