Abstract
Kehadiran Indonesia di Oseania cenderung minimal meskipun beberapa isu strategis berasal dari kawasan tersebut, misal konsistensi beberapa negara yang mendukung kemerdekaan Papua. Di sisi lain, Indonesia memiliki modalitas sosial dan budaya karena sebagian dari wilayahnya terhubung dengan Oseania secara budaya. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan bagaimana sumber soft power Indonesia digunakan dalam agenda Pacific Exposition 2019. Pacific Exposition adalah acara yang diselenggarakan oleh Kedutaan Besar Indonesia di New Zealand dan perhelatan 2019 adalah yang pertama. Penelitian ini menggunakan konsep soft power Joseph S. Nye. Jr yang memiliki tiga sumber yakni: budaya, nilai politik dan kebijakan luar negeri. Peneliti kemudian menjelaskanbagaimana modalitas Indonesa dalam tiga sumber soft power tersebut digunakan dalam rangkaian acara Pacific Exposition 2019. Dalam kategori budaya, yang dimunculkan adalah kesamaan budaya antara masyarakat Timur dengan masyarakat Oseania, terutama Melanesia, sedangkan nilai politik yang disampaikan adalah multikulturalisme. Sementara kebijakan luar negeri Indonesia yang diperkenalkan dalam perhelatan tersebut adalah politik bebas aktif yang selama ini menjadi landasan Indonesia dalam berpolitik internasional.
Cite
CITATION STYLE
Maulana, M. I., & Hanafi, M. R. (2023). Aktualisasi Sumber Daya Soft Power Indonesia di Kawasan Oseania dalam Pacific Exposition 2019. Sospol, 9(1), 98–113. https://doi.org/10.22219/jurnalsospol.v9i1.25490
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.