Upaya Peningkatan Pemahaman Remaja Dari Bahaya Seks Bebas Guna Pencegahan HIV/AIDS Dengan Video Animasi

  • Ulfah Jamil M
  • Rahmawati A
  • Mulyana A
  • et al.
N/ACitations
Citations of this article
9Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Remaja merupakan masa dimana peralihan dari masa anak-anak ke masa dewasa, yang telah meliputi semua perkembangan yang dialami sebagai persiapan memasuki masa dewasa. Perubahan perkembangan tersebut meliputi aspek fisik, psikis dan psikososial. Tugas perkembangan remaja yang tersulit ialah berhubungan dengan penyesuain sosial. Remaja yang harus menyesuaikan diri dengan lawan jenis hubungan yang sebelumnya belum pernah ada sehingga menyesuaikan diri dengan orang dewasa diluar lingkungan keluarga dan sekolah. Remaja lebih banyak menghabiskan waktunya bersama dengan teman-teman, maka pengaruh teman-teman sebaya pada sikap, pembicaraan, minat, penampilan, dan perilaku lebih besar dari pada pengaruh keluarga. Permasalahan yang dihadapi oleh remaja bersumber pada perubahan-perubahan akibat pematangan organ-organ reproduksi yang sering tidak diketahui oleh remaja itu sendiri. Perubahan ini dapat memberikan dorongan psikologis dan emosional tertentu yang tidak jarang akan menimbulkan kebingungan dalam diri remaja. Hal tersebut dapat menimbulkan remaja untuk mencari identitas diri, timbul keinginan untuk berkencan, mempunyai rasa cinta yang mendalam, mengembangkan kemampuan berpikir abstrak dan berkhayal tentang aktifitas seks dengan lawan jenis. Pengabdian masyarakat yang dilaksanakan kepada remaja di MTsN 2 Kota Tasikmalaya melalui pemberian edukasi tentang pentingnya mengetahui tentang seks bebas guna pencegahan terjadinya penyakit menular seksual yang akan mengakibatkan HIV/AIDS dengan video animasi. Hasil dari penyuluhan didapatkan para siswa MTsN 2 Kota Tasikmalaya memahami akan pentingnya memelihara dirinya dari perlakuan seks bebas dalam menghindari tertularnya penyakit HIV/AIDS.Adolescence is a period of transition from childhood to adulthood, which includes all the development experienced in preparation for entering adulthood. These developmental changes include physical, psychological and psychosocial aspects. The most difficult task of adolescent development is related to social adjustment. Teenagers who have to adjust to opposite sex relationships that have never existed before so they adjust to adults outside the family and school environment. Teenagers spend more time with friends, so the influence of peers on attitudes, conversations, interests, appearance and behavior is greater than the influence of family. The problems faced by teenagers originate from changes due to the maturation of reproductive organs which are often unknown to teenagers themselves. These changes can provide certain psychological and emotional impulses which often cause confusion in teenagers. This can cause teenagers to search for self-identity, develop a desire to date, have a deep sense of love, develop the ability to think abstractly and fantasize about sexual activities with the opposite sex. Community service carried out for teenagers at MTsN 2 Tasikmalaya City through providing education about the importance of knowing about free sex in order to prevent sexually transmitted diseases which can lead to HIV/AIDS with animated videos. The results of the counseling showed that MTsN 2 Tasikmalaya City students understood the importance of protecting themselves from free sex in order to avoid contracting HIV/AIDS.

Cite

CITATION STYLE

APA

Ulfah Jamil, M., Rahmawati, A., Mulyana, A., Sopiah Suryani, I., Mulyana, H., Nurdianti, R., … Daryanti, E. (2024). Upaya Peningkatan Pemahaman Remaja Dari Bahaya Seks Bebas Guna Pencegahan HIV/AIDS Dengan Video Animasi. Jurnal Adiguna Pengabdian Masyarakat, 1(1), 27–34. https://doi.org/10.70410/japm.v1i1.18

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free