HUBUNGAN KEBIASAAN MINUM KOPI DENGAN KADAR HEMOGLOBIN PADA PENGUNJUNG KEDAI “SEDERHANA KOPI” SURAKARTA

  • Hidayat G
  • Widhiyastuti E
N/ACitations
Citations of this article
201Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Konsumsi kopi di Indonesia mengalami peningkatan setiap tahunnya. Hal inilah yang membuat tren peminum kopi terus meningkat. Dalam kopi terdapat kafein yang merupakan zat penghambat penyerapan zat besi dimana kafein mengikat zat besi sehingga tidak dapat terserap oleh tubuh. Zat besi diperlukan dalam sintesis hemoglobin. Kadar hemoglobin yang berkurang dapat menyebabkan terjadinya anemia. Batas kadar hemoglobin laki-laki untuk mendiagnosis anemia yaitu apabila kadar hemoglobin kurang dari 13 gr/dl. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kebiasaan minum kopi dengan kadar hemoglobin pada pengunjung kedai “Sederhana Kopi” Surakarta. Jenis penelitian ini adalah analitik observasional dengan pendekatan cross sectional. Waktu penelitian dilakukan pada bulan Februari – Juni 2021. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 30 sampel dengan teknik total sampling. Setelah dilakukan penelitian pada 30 responden didapatkan hasil penelitian menggunakan uji Repeated One Way Anova didapatkan dengan signifikansi 0,302 atau nilai p > 0,05. Dilihat dari hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa tidak terdapat hubungan yang bermakna antara kebiasan minum kopi dengan kadar hemoglobin pada pengunjung kedai “Sederhana Kopi” Surakarta.

Cite

CITATION STYLE

APA

Hidayat, G. F., & Widhiyastuti, E. (2022). HUBUNGAN KEBIASAAN MINUM KOPI DENGAN KADAR HEMOGLOBIN PADA PENGUNJUNG KEDAI “SEDERHANA KOPI” SURAKARTA. Journal of Indonesian Medical Laboratory and Science (JoIMedLabS), 3(2), 108–118. https://doi.org/10.53699/joimedlabs.v3i2.78

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free