Komparasi Mod Evasive dan DDoS Deflate Untuk Mitigasi Serangan Slow Post

  • Jupriyadi J
  • Hijriyanto B
  • Ulum F
N/ACitations
Citations of this article
70Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Web server merupakan server yang memberikan layanan berbasis web dan harus mampu melayani pengguna saat dibutuhkam. Namun tidak menutup kemungkinan web server dapat mengalami gangguan akibat ancaman dan serangan yang dilakukan oleh pihak yang tidak bertanggungjawab. Salah satu ancaman yang dapat menggangu web server adalah  serangan Denial of Service (DOS) menggunakan teknik slow post yang dapat menyebabkan layanan pada web server tidak dapat diakses. Penelitian ini akan menguji dua buah metode pengamanan yang dapat digunakan untuk mengurangi dampak serangan DoS yaitu mod-evasive dan ddos deflate. Berdasarkan eksperimen yang telah dilakukan dapat diambil kesimpulan bahwa ddos deflate merupakan metode yang lebih baik dibandingkan dengan mod-evasive dalam mengatasi serangan DOS karena ddos deflate mampu mendeteksi dan dapat memutus koneksi yang berlebihan sesuai dengan konfigurasi yang dilakukan.

Cite

CITATION STYLE

APA

Jupriyadi, J., Hijriyanto, B., & Ulum, F. (2021). Komparasi Mod Evasive dan DDoS Deflate Untuk Mitigasi Serangan Slow Post. Techno.Com, 20(1), 59–68. https://doi.org/10.33633/tc.v20i1.4116

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free