Abstract
Dalam penyelidikan kejahatan yang merupakan indikator dari sebuah kinerja seorang penyidik, teknologi dapat membantu Polri dalam mengumpulkan bukti elektronik, melakukan analisis forensik digital, dan memanfaatkan teknik-teknik penelusuran terkini. Peningkatan kapabilitas investigasi ini penting untuk melacak pelaku kejahatan, mengumpulkan bukti yang kuat, dan menyelidiki kejahatan dengan lebih efektif. Penelitian ini berfungsi untuk menganalisis hubungan antara kompetensi dan leader member exchange terhadap kinerja penyidik dengan anti perubahan sebagai variabel moderasi pada Kinerja Penyidik Ditreskrimum Polda Jateng. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan menggunakan kuesioner untuk mengumpulkan data yang diperlukan. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 68 penyidik Polda Jateng yang diperoleh melalui metode simple random sampling. Analisis yang digunakan untuk mengolah data yaitu analisis regresi moderasi dengan SPSS 25. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kompetensi dan leader member exchange berpengaruh positif dan signifikan terhadap terhadap kinerja penyidik dan anti perubahan berhasil memoderasi pengaruh leader member exchange terhadap kinerja penyidik.
Cite
CITATION STYLE
Kurniasih, D., Indarto, I., Santoso, D., & Savitri, F. (2024). Pengaruh Kompetensi Dan Leader Member Exchange Terhadap Kinerja Penyidik Dengan Anti Perubahan Sebagai Moderasi Pada Ditreskrimum Polda Jateng. Jurnal Litbang Polri, 27(3), 228–244. https://doi.org/10.46976/litbangpolri.v27i3.241
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.