Aplikasi Plant Growth Promoting Rhizobacteria (PGPR) pada Benih Kacang Panjang (Vigna sinensis L.) di Laboratorium Pengamatan Hama dan Penyakit Tanaman Pati

  • Listyaningtyas Z
  • Khoiruman A
N/ACitations
Citations of this article
31Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Kacang panjang (Vigna sinensis L.) merupakan tanaman sayuran dari famili Leguminoceae dengan kandungan gizi yang tinggi. Permintaan terhadap kacang panjang semakin meningkat namun produksi kacang panjang cenderung mengalami penurunan setiap tahun, sehingga produksi kacang panjang perlu ditingkatkan. Peningkatan produksi tanaman di Laboratorium Pengamatan Hama dan Penyakit Tanaman (PHPT) Pati menggunakan Plant Growth Promoting Rhizobacteria (PGPR) pada benih agar proses perkecambahan dan pertumbuhan kecambah dapat berlangsung dengan maksimal. Plant Growth Promoting Rhizobacteria merupakan koloni bakteri penghasil fitohormon berupa IAA, giberelin, dan sitokinin yang berperan dalam perkecambahan dan pertumbuhan kecambah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui cara aplikasi PGPR pada benih tanaman kacang panjang (Vigna sinensis L.), serta pengaruh PGPR terhadap perkecambahan dan pertumbuhan kecambah kacang panjang (Vigna sinensis L.). Penelitian ini menggunakan rancangan percobaan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dan metode analisis deskriptif kuantitatif. Hasil pengamatan menunjukkan bahwa aplikasi PGPR dapat dilakukan pada benih dengan cara perendaman selama 6 jam dengan konsentrasi yang berbeda. Perendaman benih dengan PGPR pada konsentrasi 0,0001% dapat meningkatkan perkecambahan kacang panjang. Hasil pertumbuhan kecambah kacang panjang dengan perlakuan PGPR cenderung menunjukkan peningkatan pertumbuhan kecambah dibandingkan perlakuan kontrol.Kacang panjang (Vigna sinensis L.) merupakan tanaman sayuran dari famili Leguminoceae dengan kandungan gizi yang tinggi. Permintaan terhadap kacang panjang semakin meningkat namun produksi kacang panjang cenderung mengalami penurunan setiap tahun, sehingga produksi kacang panjang perlu ditingkatkan. Peningkatan produksi tanaman di Laboratorium Pengamatan Hama dan Penyakit Tanaman (PHPT) Pati menggunakan Plant Growth Promoting Rhizobacteria (PGPR) pada benih agar proses perkecambahan dan pertumbuhan kecambah dapat berlangsung dengan maksimal. Plant Growth Promoting Rhizobacteria merupakan koloni bakteri penghasil fitohormon berupa IAA, giberelin, dan sitokinin yang berperan dalam perkecambahan dan pertumbuhan kecambah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui cara aplikasi PGPR pada benih tanaman kacang panjang (Vigna sinensis L.), serta pengaruh PGPR terhadap perkecambahan dan pertumbuhan kecambah kacang panjang (Vigna sinensis L.). Penelitian ini menggunakan rancangan percobaan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dan metode analisis deskriptif kuantitatif. Hasil pengamatan menunjukkan bahwa aplikasi PGPR dapat dilakukan pada benih dengan cara perendaman selama 6 jam dengan konsentrasi yang berbeda. Perendaman benih dengan PGPR pada konsentrasi 0,0001% dapat meningkatkan perkecambahan kacang panjang. Hasil pertumbuhan kecambah kacang panjang dengan perlakuan PGPR cenderung menunjukkan peningkatan pertumbuhan kecambah dibandingkan perlakuan kontrol.

Cite

CITATION STYLE

APA

Listyaningtyas, Z. Y., & Khoiruman, A. M. (2025). Aplikasi Plant Growth Promoting Rhizobacteria (PGPR) pada Benih Kacang Panjang (Vigna sinensis L.) di Laboratorium Pengamatan Hama dan Penyakit Tanaman Pati. JAGO TOLIS : Jurnal Agrokompleks Tolis, 5(2), 130–137. https://doi.org/10.56630/jago.v5i2.791

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free